Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ragam Seni Budaya Bumi Antaludin

Arief • Sabtu, 30 September 2023 | 12:06 WIB
FOTO FOTO: SANGGAR LA BASTARI KANDANGAN
FOTO FOTO: SANGGAR LA BASTARI KANDANGAN
Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang berdiri sejak 2 Desember 1950 yang mendapat julukan Bumi Antaludin atau Bumi Rakat Mufakat terdapat berbagai ragam kebudayan dan kesenian daerah.

Kabupaten yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia ini dengan Ibu kotanya adalah Kecamatan Kandangan Kota.

Selain memiliki makanan khasyaitu, Ketupat Kandangan dan Dodol Kandangan, daerah ini juga memiliki seni budaya, layaknya daerah lain di provensi Kalimantan Selatan.

Seperti kesenian Mamanda yang berupa seni teater tradisional yang menceritakan berdasarkan cerita rakyat.

Ada juga seni budaya Wayang orang. Layaknya perwayangan, seni pertunjukan ini dimainkan oleh beberapa orang dengan pakaian khas perwayangan. Namun ceritanya diambil dari kisah rakyat.

Selain seni budaya tadi, seni budaya bela diri juga sering ditampilkan dalam gelar budaya di daerah ini, Yaitu seni bela diri Bakuntau.

1. Mamanda


Mamanda adalah seni teater tradisional yang dimainkan dalam bentuk arena sentral, dimana posisi para pemain saat berlakon berada di tengah-tengah penonton.

Photo
Photo


Sedangkan lakon yang dibawakan diambil berdasarkan cerita-cerita rakyat, hikayat, sejarah, dan bahkan juga cerita fiktif

2. Wayang Orang


Wayang orang adalah pertunjukkan yang menceritakan berbagai kisah rakyat yang dimainkan oleh beberapa orang dengan berpakaian ala wayang

Photo
Photo

3. Bakuntau


Menurut sejarah, kuntau berasal dari seni bela diri asal Cina, Seni bela diri terus berkembang di Tanah Banjar, khususnya di Kabupaten HSS, ada banyak perguruan kuntau.

Photo
Photo

4. Kuda Gepang


Kuda gepang adalah sebuah seni tari dan budaya yang dipengaruhi oleh kebudayaan etnis Jawa. Tari kuda gepang ditampilkan pada upacara perkawinan masyarakat Banjar.

Photo
Photo


Tari ini biasanya dilengkapi juga dengan diusungnya atau bausung kedua pengatin saat menuju pelaminan. Editor : Arief
#BanuaPedia