Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Kalsel, Azan Syariful Muaz mengatakan, perlu koordinasi dari semua pihak terkait untuk menangani drainase di Jalan Kebun Karet. "Karena di sana lokasinya cekungan, perlu ada perencanaan yang matang untuk mengalirkan airnya. Ini akan kita programkan," katanya.
Normalisasi drainase memang menjadi hal yang didambakan oleh warga sekitar. Khususya yang bertempat tinggal di RT 13, 14, 15, 16, 18, 19, 37, dan 41.
Sebab di kawasan tersebut saat ini kondisinya memprihatinkan. Saluran drainase tampak dangkal, dengan ukuran yang tidak terlalu lebar. Sehingga setiap kali hujan deras, airnya meluap lalu menggenangi jalan dan permukiman sekitar.
Ketua RT 13,Kelurahan Loktabat Utara, Budi Santoso, mengatakan, banjir yang dirasakan sudah menjadi keluhan warga sejak lima tahun terakhir. "Drainase sekarang dangkal, karena tertutup pasir, ada beberapa yang mampet dan rusak," ujarnya.
Setiap memasuki musim hujan, masyarakat sekitar ujar Budi selalu bersiaga, sebab tidak jarang genangan air bisa masuk ke rumah-rumah warga. "Kendaraan roda dua yang melintas juga sering mogok, karena airnya cukup dalam," bebernya.
Ia bersyukur, Pemprov Kalsel akan memprogramkan perbaikan drainase di Jalan Kebun Karet. "Semoga saja segera terealisasi, sehingga kalau hujan daerah sini tidak tergenang lagi," harapnya. (ris) Editor : Muhammad Helmi