Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Haul Guru Sekumpul, Roda 4 Dilarang Lewat Jejangkit

Arief • Rabu, 25 Januari 2023 | 05:41 WIB
BAKAL DITERANGI: Jalan Trikora yang gelap tanpa penerangan di malam hari.
BAKAL DITERANGI: Jalan Trikora yang gelap tanpa penerangan di malam hari.
MARABAHAN - Haul ke-18 Guru Sekumpul di Kampung Keramat, Martapura Timur, Banjar akan digelar Kamis (26/01) malam. Untuk menuju lokasi haul, bisa diakses melalui Kecamatan Jejangkit. Tepatnya melalui jalan Ray 5 Desa Sungai Bamban, Kecamatan Rantau Badauh dan jalan Ray 7 Desa Tabing Rimbah, Kecamatan Mandastana. Dua akses ini bisa menuju lokasi haul dengan cepat.

Namun pada tahun ini, kedua jalan akses menuju Kecamatan Jejangkit yang berbatasan dengan Kabupaten Banjar, hanya bisa diakses oleh roda dua. Sedangkan roda 4 dilarang melintasi jalan ini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan yang berkepanjangan.

"Roda empat tidak boleh melintasi jalan Kecamatan Jejangkit menuju tempat haul," ujar Kasat Lantas Polres Batola, Iptu Royke Darean, Selasa (24/01).

Untuk roda 4 ke atas, Royke mengatakan pihaknya mengarahkan untuk menggunakan jalur utama. Jalan Marabahan-Banjarmasin menuju Jalan Lingkar Utara. "Pembatasan ini berkaca dari haul-haul sebelumnya. Terjadi kemacetan total di perbatasan Banjar dengan Kecamatan Jejangkit," jelasnya.

"Dua pekan lalu, kami cek lokasi. Jalan perbatasan Jejangkit dan Kabupaten Banjar, sempit. Jalan juga memperihatinkan," tambahnya.

Photo
Photo
ANTISIPASI KEMACETAN: Kasat Lantas Polres Batola, Iptu Royke Darean menjelaskan pengaturan lalu lintas di Jejangkit saat haul Guru Sekumpul nanti.

Dari pengalaman terdahulu dan kondisi di lapangan itu, Royke berkeyakinan kalau roda 4 masuk, akan terjadi kemacetan yang panjang. "Pengaturan lalu lintas ini dari pagi hari hingga malam hari, saat acara haul nanti," ujarnya.

Selain itu, Royke mengungkapkan, pihaknya juga melakukan pengaturan lalu lintas di perbatasan Batola dan Kalteng. Di perbatasan Kalteng, mobil roda enam akan diberhentikan sementara pada Kamis (26/1) nanti. "Akan kita berhentikan untuk roda 6 ke atas. Bila diizinkan, akan mengakibatkan kemacetan atau tertumpuk," ujarnya.(bar) Editor : Arief
#Haul #Haul ke-18 Guru Sekumpul