Bari-baru ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kota Banjarbaru menggelar pemutakhiran data pemilih kembali. Diketahui, rupanya selalu terjadi perubahan terhadap data pemilih di kota Idaman ini.
Menurut Komisioner KPU Banjarbaru sekaligus Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Hereyanto jika pemutakhiran memang digelar secara berkelanjutan.
Hasilnya, Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2022 di tingkat Kota Banjarbaru sudah digelar akhir Juni lalu. Pemutakhiran dilaksanakan dari bulan April, Mei dan Juni.
"Penambahan pemilih pemula cukup signifikan, yaitu sebanyak 441 pemilih. Pemilih pemula ini merupakan penduduk yang baru atau telah berusia 17 tahun dan telah memiliki KTP-el," kata Hereyanto.
Para yang notabene sudah di fase bujang ini ujarnya sudah sesuai dengan ketentuan PKPU 6 tahun 2021. Yang bunyinya bahwa penduduk yang telah berusia 17 tahun dan memiliki KTP-el maka berhak untuk dimasukan menjadi pemilih ke dalam daftar pemilih.
"Untuk itulah kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru untuk memastikan penduduk yang telah berusia 17 tahun telah melakukan perekaman dan cetak KTP-el. Sehingga bisa dimasukan menjadi pemilih ke dalam daftar pemilih di Kota Banjarbaru," bebernya.
Perekaman dan cetak KTP-el ini kayanya sangat penting. Tentunya sebagai validasi terkait DPT yang tercatat. Sehingga datanya harus benar-benar rinci karena mengingat data identitas pemilih.
"Kita sangat terbantu dengan adanya pelayanan perekaman dan cetak KTP-el ke sekolah tingkat SLTA oleh Disdukcapil. Sehingga sejauh ini datanya benar-benar valid," katanya.
Dengan adanya tambahan 477 pemilih pemula ini. Maka sejauh ini total pemilih di Banjarbaru sudah mencapai 169.528 orang. "Rinciannya ada 82.752 laki-laki dan 82.752 perempuan," pungkasnya.
Sementara itu, Ahdiansyah (17), remaja asal Sungai Besar Banjarbaru ini menceritakan jika ia pribadi belum memikirkan soal Pemilu 2024. Meskipun ia sendiri sudah mempunyai KTP-el.
"Baru juga beberapa waktu lalu cetak KTP nya. Ya bari tahu juga kalau akan terdaftar sebagai pemilih. Untuk sekarang sih belum begitu paham, cuman nanti ya sambil jalani saja," tuntasnya. (rvn/ij/bin)
Editor : Muhammad Helmi