30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 5 February 2023

Robi Anggota DPRD Kotabaru Prihatin atas Keluhan Damkar yang Minim Perhatian

KOTABARU- Keluhan relawan kebakaran tentang keselamatannya yang tidak dijamin pemerintah di tanggapi Rabbiansyah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kotabaru, Senin (23/1).

Hal itu disampaikan Rabbiansyah yang akrab dipanggil Robi tersebut melalui pesan WhatsApp, ke Radar Banjarmasin.

Isinya, ia Ia sangat menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap relawan di Kotabaru.

Apalagi lanjutnya suara seperti ini, sudah pernah ia dengar, tapi sampai saat ini pemerintah daerah belum ada tanggapan.

“Saya akan coba komunikasi dengan Ketua DPRD dan teman-teman Banggar, agar ini bisa disuarakan. Ini untuk kepentingan warga kita bersama-sama. Masyarakat tidak penting ide itu apakah dari eksekutif atau legislatif, yang terpenting terpenuhinya perlindungan kepada mereka,” ungkapnya kepada Radar Banjarmasin.

Baca Juga :  Ketua Dewan Optimis Pemekaran Tanah Kambatang Lima Akan Segera Terwujud

Padahal menurutnya, mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian itu iurannya hanya Rp16.800, setiap bulannya.

Jadi, jika Pemda mendaftarkan 1000 orang pekerja rentan tadi, mulai dari relawan pemadam kebakaran atau petugas lainya, Pemda hanya mengeluarkan Rp16 juta per bulannya kalau satu tahunnya tidak lebih dari Rp200 juta dari APBD.

“Yang terpenting dari ini, kita bisa memberikan santunan kepada relawan yang berjuang menjalankan tugas kemanusiaan. Dan apabila terjadi kecelakaan kerja mereka bisa berobat dengan biaya yang ditanggung BPJS,” tegasnya.

Terakhir, ditegaskannya, ini harus diseriusi oleh pemda terutama dalam memberikan perlindungan kepada warganya.

Mendengar hal tersebut, Odon Ketua BPK Kampung Sasak sangat berterimakasih atas tanggapan dari salah satu anggota dewan tersebut.

Baca Juga :  Awaludin Beri Wejangan ke Mahasiswa Politeknik Kotabaru

“Kami di sini tidak meminta banyak. Kami hanya meminta uluran tangan dari pemerintah dan bisa memberikan jaminan kesehatan dan kecelakaan kerja kepada kami relawan di Kotabaru,” ungkapnya. (Jum)

KOTABARU- Keluhan relawan kebakaran tentang keselamatannya yang tidak dijamin pemerintah di tanggapi Rabbiansyah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kotabaru, Senin (23/1).

Hal itu disampaikan Rabbiansyah yang akrab dipanggil Robi tersebut melalui pesan WhatsApp, ke Radar Banjarmasin.

Isinya, ia Ia sangat menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap relawan di Kotabaru.

Apalagi lanjutnya suara seperti ini, sudah pernah ia dengar, tapi sampai saat ini pemerintah daerah belum ada tanggapan.

“Saya akan coba komunikasi dengan Ketua DPRD dan teman-teman Banggar, agar ini bisa disuarakan. Ini untuk kepentingan warga kita bersama-sama. Masyarakat tidak penting ide itu apakah dari eksekutif atau legislatif, yang terpenting terpenuhinya perlindungan kepada mereka,” ungkapnya kepada Radar Banjarmasin.

Baca Juga :  DPRD Kotabaru Bersama Disperindagkop Konsultasikan Pembangunan Pasar Ikan

Padahal menurutnya, mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian itu iurannya hanya Rp16.800, setiap bulannya.

Jadi, jika Pemda mendaftarkan 1000 orang pekerja rentan tadi, mulai dari relawan pemadam kebakaran atau petugas lainya, Pemda hanya mengeluarkan Rp16 juta per bulannya kalau satu tahunnya tidak lebih dari Rp200 juta dari APBD.

“Yang terpenting dari ini, kita bisa memberikan santunan kepada relawan yang berjuang menjalankan tugas kemanusiaan. Dan apabila terjadi kecelakaan kerja mereka bisa berobat dengan biaya yang ditanggung BPJS,” tegasnya.

Terakhir, ditegaskannya, ini harus diseriusi oleh pemda terutama dalam memberikan perlindungan kepada warganya.

Mendengar hal tersebut, Odon Ketua BPK Kampung Sasak sangat berterimakasih atas tanggapan dari salah satu anggota dewan tersebut.

Baca Juga :  Awaludin Beri Wejangan ke Mahasiswa Politeknik Kotabaru

“Kami di sini tidak meminta banyak. Kami hanya meminta uluran tangan dari pemerintah dan bisa memberikan jaminan kesehatan dan kecelakaan kerja kepada kami relawan di Kotabaru,” ungkapnya. (Jum)

Trending

Haul Guru Sekumpul

Dapatkan update terkini berita tentang Haul ke-18 Guru Sekumpul tahun 2023

Berita Terbaru