alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Friday, 7 October 2022

Pelaksanaan ANBK di SMP, Orang Tua Siswa Dibuat Was-was

BANJARBARU – Sesuai agenda, pelajar di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banjarbaru menggelar Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau disingkat ANBK.

Dihelat sejak Senin (19/9), program pengganti UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) ini rencananya akan berlangsung sampai Kamis (22/9).

Lantaran berbasis komputer dan jaringan, kekhawatiran soal jaringan internet tetap jadi hal was-was. Para orang tua siswa juga berharap agar hal ini bisa diantisipasi oleh pihak sekolah atau dinas.

“Ya melihat berita di TV-TV ada yang jaringan internetnya mati atau lelet. Nah ini saya kira harus dicari antisipasinya untuk memastikan jaringan internet lancar,” kata Fahrul, orang tua siswa di Banjarbaru.

Dori-Tortadas-Fave-Hotel-Radar-Banjarmasin

Agak berbeda dengan Fahrul, Aina Dewi, salah satu orang tua siswa di Banjarbaru juga turut mengkhawatirkan polemik lain. Yang mana bagi Aina, bahwa keamanan jaringan listrik jadi hal yang patut dikhawatirkan.

“Dulu kan pernah tiba-tiba ada pemadaman listrik dan sekolah tak menyiapkan genset. Akhirnya anak-anak yang jadi korban dan mengulang ujiannya. Nah saya harap hal-hal ini tak terjadi lagi,” katanya.

Baca Juga :  DED Pembangunan Stadion di Banjarbaru Dirancang, Tapi Anggaran Belum Terang

Memang katanya sejauh ini pelaksanaan ANBK lancar-lancar saja. Namun ia tetap meminta agar pihak sekolah dan dinas bisa mengantisipasi kemungkinan terburuknya.

“Sisa besok (hari ini) kan harusnya sesuai jadwal, ya semoga lah lancar lagi. Yang terpenting juga jaringan internetnya harus lancar,” katanya.

Soal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Dedy Sutoyo memastikan bahwa sejauh ini ANBK di Kota Banjarbaru berjalan lancar tanpa kendala. Termasuk perihal kelistrikan atau jaringan internet.

“Sebelum pelaksanaan ANBK ini, kita sudah antisipasi lewat cara berkoordinasi dengan pihak PLN dan juga Kominfo. Agar jaringan internet dan listrik bisa aman,” kata Dedy.

Dan benar saja kata Dedy, bahwa selama dua hari pelaksanaan ini, tak ada laporan listrik padam ataupun jaringan internet yang bermasalah.

Baca Juga :  Berhasil Tahun Lalu, Kini Disdik Banjarmasin Tambah Lagi 21 Sekolah Penggerak

“Kita memang meminta agar jangan ada pemadaman listrik di area sekolah. Lalu untuk jaringan internet juga kita minta dicek dan dipastikan kelancarannya,” tambahnya.

Untuk kesiapan lain, para pelajar kata Dedy juga sebelumnya sudah melakukan simulasi. Bahkan gak hanya kalangan pelajar, namun juga petugas yang terlibat dalam pelaksanaan ANBK.

“Kita sudah lakukan pelatihan kepada proktor atau petugas yang berwenangan menangani aspek teknis aplikasi ANBK. Pelatihannya di setiap satuan pendidikan, jadi Insya Allah sudah siap,” katanya.

Lantas apakah sejauh ini ada evaluasi pelaksanaan ANBK? Dedy mengklaim jika ANBK di jenjang SMP di Banjarbaru masih tak ada kendala berarti.

“Alhamdulillah tidak ada kendala, semuanya berjalan lancar hingga mendekati hari terakhir ini. Setelah jenjang SMP, ANBK akan dilaksanakan di jenjang SD,” pungkasnya. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Sesuai agenda, pelajar di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banjarbaru menggelar Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau disingkat ANBK.

Dihelat sejak Senin (19/9), program pengganti UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) ini rencananya akan berlangsung sampai Kamis (22/9).

Lantaran berbasis komputer dan jaringan, kekhawatiran soal jaringan internet tetap jadi hal was-was. Para orang tua siswa juga berharap agar hal ini bisa diantisipasi oleh pihak sekolah atau dinas.

“Ya melihat berita di TV-TV ada yang jaringan internetnya mati atau lelet. Nah ini saya kira harus dicari antisipasinya untuk memastikan jaringan internet lancar,” kata Fahrul, orang tua siswa di Banjarbaru.

Dori-Tortadas-Fave-Hotel-Radar-Banjarmasin

Agak berbeda dengan Fahrul, Aina Dewi, salah satu orang tua siswa di Banjarbaru juga turut mengkhawatirkan polemik lain. Yang mana bagi Aina, bahwa keamanan jaringan listrik jadi hal yang patut dikhawatirkan.

“Dulu kan pernah tiba-tiba ada pemadaman listrik dan sekolah tak menyiapkan genset. Akhirnya anak-anak yang jadi korban dan mengulang ujiannya. Nah saya harap hal-hal ini tak terjadi lagi,” katanya.

Baca Juga :  Turnamen Futsal Pelajar di GOR Rudy Resnawan Banjarbaru Berakhir Ricuh

Memang katanya sejauh ini pelaksanaan ANBK lancar-lancar saja. Namun ia tetap meminta agar pihak sekolah dan dinas bisa mengantisipasi kemungkinan terburuknya.

“Sisa besok (hari ini) kan harusnya sesuai jadwal, ya semoga lah lancar lagi. Yang terpenting juga jaringan internetnya harus lancar,” katanya.

Soal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Dedy Sutoyo memastikan bahwa sejauh ini ANBK di Kota Banjarbaru berjalan lancar tanpa kendala. Termasuk perihal kelistrikan atau jaringan internet.

“Sebelum pelaksanaan ANBK ini, kita sudah antisipasi lewat cara berkoordinasi dengan pihak PLN dan juga Kominfo. Agar jaringan internet dan listrik bisa aman,” kata Dedy.

Dan benar saja kata Dedy, bahwa selama dua hari pelaksanaan ini, tak ada laporan listrik padam ataupun jaringan internet yang bermasalah.

Baca Juga :  Di Kalsel, Baru 20 Perpustakaan Perguruan Tinggi yang Terakreditasi

“Kita memang meminta agar jangan ada pemadaman listrik di area sekolah. Lalu untuk jaringan internet juga kita minta dicek dan dipastikan kelancarannya,” tambahnya.

Untuk kesiapan lain, para pelajar kata Dedy juga sebelumnya sudah melakukan simulasi. Bahkan gak hanya kalangan pelajar, namun juga petugas yang terlibat dalam pelaksanaan ANBK.

“Kita sudah lakukan pelatihan kepada proktor atau petugas yang berwenangan menangani aspek teknis aplikasi ANBK. Pelatihannya di setiap satuan pendidikan, jadi Insya Allah sudah siap,” katanya.

Lantas apakah sejauh ini ada evaluasi pelaksanaan ANBK? Dedy mengklaim jika ANBK di jenjang SMP di Banjarbaru masih tak ada kendala berarti.

“Alhamdulillah tidak ada kendala, semuanya berjalan lancar hingga mendekati hari terakhir ini. Setelah jenjang SMP, ANBK akan dilaksanakan di jenjang SD,” pungkasnya. (rvn/ij/bin)

Trending

Berita Terbaru

/