28.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 6 June 2023

Pemprov Kalsel Tahun ini Dijatah 1.337 Formasi PPPK, Ini Rinciannya

BANJARBARU – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menetapkan jatah formasi untuk perekrutan pegawai di semua daerah pada tahun ini.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan, khusus untuk Pemprov Kalsel, dijatah sebanyak 1.337 formasi.

03-Wedding-Package-favehotel-Banjarbaru-2023

“Jumlah ini hampir sama dengan usulan kami. Sebelumnya kami mengusulkan 1.453 formasi,” katanya kepada Radar Banjarmasin kemarin (14/9).

Dirincikannya, terdiri dari 552 tenaga guru, 591 tenaga kesehatan dan 194 tenaga teknis.

“Semuanya PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja), karena tahun ini tidak ada seleksi CPNS,” tambahnya.

Namun, terkait jadwal pendaftaran seleksi, Syamsir belum mengetahuinya. “Kami lapor dulu ke pimpinan dan masih dikoordinasikan ke pusat,” paparnya.

Baca Juga :  Lowongan CPNS dan PPPK Tahun 2022 Dibuka, Cek Info Lengkapnya Disini

Sementara Pemko Banjarbaru mendapat kuota 214 formasi, juga untuk PPPK saja.

“Terdiri dari guru, kesehatan dan tenaga teknis,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banjarbaru, Gustafa Yandi.

Namun formasi ini masih harus dicek kembali, disesuaikan dengan usulan pemko. “Yang kami usulkan 217 formasi. Kalau sudah fix, baru ditetapkan wali kota,” tambahnya.

Ihwal jadwal pendaftaran, BKPP masih menunggu pengumuman dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sebelumnya, pemerintah pusat memastikan pendaftaran calon pegawai akan dibuka pada pekan depan atau paling lambat akhir September ini.

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengemukakan, formasi CPNS 2022 telah ditetapkan sebanyak 530.028 lowongan.

Dari angka itu, kebutuhan PPPK pemerintah pusat sebanyak 90.690 orang dan daerah sebanyak 439.338 orang. Terdiri dari 319.716 guru, 92.014 tenaga kesehatan, dan 27.608 tenaga teknis.

Baca Juga :  2 Tahun ke Depan "Libur" Merekrut CPNS, Cuma Dibuka untuk Lowongan PPPK

Azwar menuturkan, fokus pemerintah saat ini adalah pendataan tenaga non ASN alias honorer.

Penetapan kebutuhan ASN tahun ini sekaligus menjadi komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan guru dan tenaga kesehatan secara nasional.

“Fokus lainnya adalah keberpihakan kepada eks tenaga honorer kategori II,” kata Anas dalam keterangannya di Jakarta kemarin. (ris/gr/fud)

Pemprov Kalsel Masih Butuh 1.626 PPPK, Kalau Seleksi CPNS Cuma Dibuka untuk Pegawai Pusat

Pemerintah kembali membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, jangan girang dulu.

Temui Kami di Medsos:

Terpopuler

Berita Terbaru