Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tawas Jaa: Ritual Adat Dayak Upau Tabalong, Menjaga Kampung Agar Selalu Tenteram dan Damai

Ibnu Dwi Wahyudi • Selasa, 13 Januari 2026 | 06:48 WIB
TAWAS JAA : Perahu naga yang dilepas di ritual Tawas Jaa.
TAWAS JAA : Perahu naga yang dilepas di ritual Tawas Jaa.

Tahulah Pian. Tawas Jaa adalah salah satu ritual masyarakat Dayak di Desa Kaong Kecamatan Upau Kabupaten Tabalong. Kebiasaan adat itu dilakukan untuk menjaga kampung agar terus tenteram dan damai, terhindar dari marabahaya dan musibah.

Pemangku Adat Desa Kaong, Weniansyah menerangkan, ritual ini sudah menjadi kebiasaan yang selalu diselenggarakan warganya setiap tahun. “Ritual adat tahunan yang dikenal dengan Tawas Jaa adalah sebuah tradisi pemagaran kampung untuk menolak bala serta menjaga keselamatan warga yang mencakup seluruh wilayah Kecamatan Upau,” jelasnya.

Tawas Jaa dilakukan setelah masyarakat menuntaskan panen padi. Prosesi itu diawali dengan menyajikan berbagai hidangan. Mulai dari dodol, wajik, lemang, toler, hingga bubur putih menjadi sajian yang diwajibkan.

Semua makanan ditampung dalam beberapa wadah bernama ansak. Setiap wadah kemudian dibawa ke sudut-sudut kampung. Sebagian wadai tersebut ada juga yang diletakkan dalam perahu kayu yang dipahat berbentuk naga berukuran sepanjang sekitar satu setengah meter.

Lalu, perahu naga berisi hidangan itu dihanyutkan ke sungai desa. “Siapa tahu ada yang ingin masuk ke desa lewat sungai, itulah penjaganya,” terang Weni.

Kemeriahan Tawas Jaa juga diikuti dengan berbagai pantangan sehari setelah hari raya Nyepi. Beberapa larangan di antaranya bekerja di ladang, menyalakan api, hingga beraktivitas di sungai. Bahkan bersiul atau membiarkan rambut terurai bagi perempuan menjadi pantangan yang harus ditaati.

Sebagai warisan budaya yang sarat nilai spiritual dan sosial, Tawas Jaa menjadi identitas penting masyarakat Dayak di Tabalong. Weniansyah berharap dukungan pemerintah agar tradisi ini dapat terus dilestarikan dan dikenal luas oleh berbagai suku lainnya.

Editor: Oscar fraby

Editor : Arief
#Tabalong #Budaya #Tahulah Pian #Adat #ritual #Dayak