Kayakah menjadi nama satu desa di Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalsel. Ternyata menyimpan kisah menarik di balik penamaannya. Lahir dari cerita warga masa lampau yang hingga kini masih menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
Kepala Desa Kayakah, H Mursidi menceritakan bahwa asal-usul nama ini bermula dari kisah seorang warga yang sukses besar dalam usaha perkebunan karet dan padi. Konon, karena begitu makmurnya, orang tersebut pernah mengenakan pakaian yang terbuat dari uang kertas pecahan besar pada masa itu.
“Melihat hal itu, warga sekitar pun bertanya-tanya, ‘Kayakah orang itu?’ Berarti kaya sekali ya orang itu. Sejak saat itu, nama Kayakah melekat hingga akhirnya menjadi nama desa,” tutur Mursidi, Rabu (29/10).
Kini, nama tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi generasi muda di Desa Kayakah. Banyak di antara mereka yang terinspirasi untuk menekuni berbagai bidang usaha seperti peternakan, pertanian, perikanan, hingga budi daya keramba air tawar.
Tak hanya itu, Desa Kayakah juga dikenal sebagai pencetus unggas hasil kawin silang “Itik Balagung”. Ini hasil persilangan antara Entok dan Itik Alabio. Jenis unggas ini unggul dalam produksi daging. Bahkan memiliki masa panen yang lebih singkat dibandingkan jenis lainnya.
Secara geografis, Desa Kayakah memiliki luas wilayah sekitar 5.685,36 hektare. Di sebelah utara, wilayahnya berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Tengah. Di sebelah Timur dengan Desa Murung Panggang. Di selatan dengan Desa Bajawit Barat Kecamatan Sungai Tabukan.
Desa ini berjarak sekitar empat kilometer dari pusat Kecamatan Amuntai Selatan, atau 10 kilometer dari ibu kota Kabupaten HSU.
Transportasi menuju desa dapat ditempuh melalui jalur darat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, serta jalur air menggunakan kapal atau perahu motor.
Secara administratif, Desa Kayakah terdiri atas 4 Rukun Warga (RW) dan 8 Rukun Tetangga (RT). Berdasarkan Pemutakhiran Data Keluarga Tahun 2023, jumlah Kepala Keluarga (KK) di desa ini mencapai 456 KK dengan total 1.484 jiwa.
Dengan potensi alam yang luas, masyarakat giat berusaha, serta semangat nama “Kayakah” mengandung makna kemakmuran. Kini, desa ini terus berbenah menjadi salah satu kawasan unggulan menyukseskan program Bupati HSU H Sahrujani dan Wabup Hero Setiawan menuju HSU Bangkit di wilayah HSU.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief