Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ketupat Betumis Khas Banjar: Rempahnya Unik, Santannya Bikin Ketagihan

Maulana Radar Banjarmasin • Senin, 8 September 2025 | 05:57 WIB

Ketupat Betumis Khas Banjar: Rempahnya Unik, Santannya Bikin Ketagihan
Ketupat Betumis Khas Banjar: Rempahnya Unik, Santannya Bikin Ketagihan

Tahulah pian, di antara banyaknya hidangan khas Banjar, ada satu yang tak kalah menggoda lidah. Terutama saat Lebaran atau hajatan besar. 

Namanya, Ketupat Betumis. Sajian ini bukan sekadar ketupat biasa. Tapi, perpaduan antara nasi padat yang dibungkus janur, dan tumisan daging berbumbu kaya rempah dimasak dalam kuah santan kental.

Ketupat Betumis biasanya disajikan dengan lauk udang atau ayam. Bisa juga telur. Sesuai selera. Ditumis bersama bumbu khas Banjar seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, lengkuas, dan serai.

Baca Juga: Pupudak, Kue Tradisional Khas Banjar, Nama Lain dari Kue Susunduk Lawang

Setelah itu, ditambah santan hingga kuahnya mengental, gurih, dan harum menggoda. "Rasanya khas, rempahnya berani, dan santannya itu loh, bikin ketagihan," ujar Ernawati (65), warga Banjarmasin yang rutin memasak ketupat betumis saat Idulfitri.

Berbeda dengan ketupat sayur ala Jawa yang cenderung ringan dan encer, Ketupat Betumis justru pekat, kaya rasa, dan sangat mengenyangkan. Tak heran, menu ini selalu jadi rebutan di meja makan keluarga Banjar. Apalagi saat berkumpul besar.

Uniknya, setiap keluarga Banjar punya versi sendiri soal racikan bumbu. Ada yang suka pedas. Ada juga yang memilih lebih ringan di lidah. Tapi satu yang pasti, Ketupat Betumis bukan cuma makanan, tapi bagian dari tradisi dan kebanggaan kuliner urang Banjar.

Baca Juga: Beda dari yang Lain, Ini Ciri Khas Tersendiri Mamanda dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Tak hanya itu, kata Ernawati, makanan tersebut juga sering disajikan di hajatan kawinan, selamatan, dan tahlilan. "Kalau di tempat kita di Banjarmasin, ada saja yang berdagang makanan ketupat betumis ini," sebutnya.

"Kalau belum pernah mencoba, rasanya belum lengkap jadi urang Kalimantan Selatan," pungkas Ernawati.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#khas #Banjar #makanan #Kuliner