Di Kabupaten Hulu Sungai Utara, ada desa dinamai Kota Raja. Lokasinya berada di Kecamatan Amuntai Selatan.
Dari namanya sudah dapat diterka bahwa kawasan desa ini dulunya didiami kalangan ningrat atau bangsawan bergelar raden. Bahkan bangsawan tersebut memegang posisi penting pada masa kolonial Belanda yang masih bercokol di Nusantara, seperti posisi Adipati.
Selain itu, Kota Raja juga tempat para saudagar yang ikut berdagang di tepi Sungai Negara. Saat itu, pusat Kota Amuntai salah satunya di kawasan Kota Raja dan Kota Raden. Kawasan Kota Raja menjadi salah bagian dari perdagangan sungai yang disandari kapal dagang dari berbagai daerah di wilayah di Kalimantan Selatan, bahkan dari luar Kalimantan.
Kepala Desa Kota Raja, Ahmad Sayuti mengatakan penamaan Kota Raja memang berkaitan dengan tempat tinggal kaum elit pada masanya. Menurut kisah orang tua dulu, mereka keturunan ningrat bangsaan. Bahkan saudagar dan bergelar raden. “Cerita orang tua dulu, alur transportasi melalui Sungai Negara. Nah, raja dikisahkan berdomisili di desa kami, dan sebagian di Desa Jumba sebelum terjadi pemekaran desa,” ujarnya, Minggu (10/8).
Kota Raja merupakan hasil pemekaran dari Desa Jarang Kuantan, Kecamatan Amuntai Selatan. “Pemekaran di tahun 80-an. Pendiri desa terinspirasi menggunakan nama Desa Kota Raja, karena historis lampau kawasan ini,” jelas Sayuti. Kota Raja merupakan doa agar desa ini kelak kuat dan maju ke depannya.
Pemerhati sejarah di Kota Amuntai, Ahdiat Gazali Rahman mengatakan banyak penamaan desa mengambil nama lokasi, sejarah, bahkan potensi di lokasi tersebut. Misalnya Kota Raja, tentu pendiri desa mengambil kisah bahwa kawasan ini merupakan kawasan maju dan ditempati kaum ningrat sebelum era kemerdekaan. “Penamaan desa bisa berupa harapan. Mungkin memakai nama Desa Kota Raja agar kelak desa ini ke depannya sekuat raja dan adil sebagaimana raja memerintah,” sampainya.
Percaya atau tidak, kini Desa Kota Raja di Kabupaten Hulu Sungai Utara merupakan salah satu desa yang maju dan inovatif. Di bawah kepemimpinan Kades Ahmad Sayuti, desa ini banyak meraih penghargaan dari berbagai lomba, baik level kabupaten, provinsi, hingga nasional. Salah satunya juara lomba desa tingkat Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2024, atas berbagai inovasi berbasis teknologi. Di antaranya inovasi berbasis IT ‘Si Salsa Bungas’ yaitu aplikasi Satu Hari Selesai Pelayanan Baik Unggul dan Ikhlas.
Desa Kota Raja juga menjadi rumah kediaman pribadi Bupati Kabupaten HSU H Sahrujani yang memenangi Pilkada bersama Wabup Hero Setiawan pada tahun 2024.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief