Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tahulah Pian, Pasar di Banjarmasin Ini Dulunya Bernama Pasar Ganefo

Maulana Radar Banjarmasin • Rabu, 9 Juli 2025 | 07:23 WIB
BANYAK DIGUSUR: Kondisi Pasar Pagi Banjarmasin yang dulunya dikenal dengan nama Pasar Ganefo.
BANYAK DIGUSUR: Kondisi Pasar Pagi Banjarmasin yang dulunya dikenal dengan nama Pasar Ganefo.

Tahulah Pian tentang Pasar Ganefo? Nama pasar ini mungkin terdengar asing bagi generasi muda. Tapi, bagi warga Banjarmasin era 1970 hingga 1990-an, pasar ini sangat tenar.

Berlokasi di Jalan Pasar Pagi, Banjarmasin Tengah, tepatnya di sekitar Gang Ketawa. Pasar Ganefo pernah menjadi pusat perniagaan yang ramai dan strategis, berada di tengah Kota Banjarmasin.

Pasar ini dikenal sebagai tempat yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok. Mulai dari beras, buah-buahan, hingga bahan pokok lainnya.  Bahkan, aktivitas perdagangan di kawasan ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. "Sebelum dikenal sebagai Pasar Pagi, dulu namanya Pasar Ganefo. Nama itu saya sendiri kurang tahu asalnya dari mana, tapi saya sudah generasi kedua yang tinggal di sini sejak zaman orang tua," ujar Junaidi (65), Ketua RT 1 setempat.

Menurut Junaidi, pasar ini dulunya juga berfungsi sebagai pusat bongkar muat barang dari luar kota. "Dulu ada dermaga di sini. Tempat turunnya barang seperti beras dan buah-buahan. Lengkap pokoknya," kenangnya.

Area pasar membentang dari kawasan Muara Kelayan hingga ke tepi sungai di samping Swiss-Belhotel saat ini. Pembeli yang datang bukan hanya warga kota, tetapi juga dari luar Banjarmasin.

Di sekitarnya, dulunya terdapat permukiman padat yang dihuni sekitar 300 kepala keluarga. Namun, seiring perkembangan kota, kawasan ini mulai ditata ulang. Pembangunan Pasar Sentra Antasari menjadi salah satu langkah pemerintah untuk merelokasi aktivitas perdagangan.

Meski begitu, beberapa pedagang, terutama penjual beras dan buah, masih tetap bertahan di kawasan Jalan Pasar Pagi hingga kini.

"Karena wilayah ini termasuk jalur hijau dan ada pembangunan siring untuk keindahan kota, banyak bangunan digusur. Sekarang yang tersisa hanya beberapa pedagang dan rumah warga saja. Sebagian besar sudah pindah sejak penggusuran," tutup Junaidi.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#banjarmasin #Tahulah Pian #Pasar #Sejarah