Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Seni Rupa Banjar, Ada di Hiasan Hingga di Nisan Kuburan

M Oscar Fraby • Rabu, 2 Juli 2025 | 08:40 WIB
UKIRAN: Pucuk rumah Banjar yang dibuat dengan ornamen seni.
UKIRAN: Pucuk rumah Banjar yang dibuat dengan ornamen seni.

Tahulah pian, tak kalah dengan Pulau Jawa, jiwa seni yang tinggi juga dimiliki oleh orang Banjar di Kalsel. Buktinya tercermin dari seni rupa pada berbagai ornamen atau hiasan yang ditemukan pada rumah-rumah adat/tradisional Banjar, termasuk hingga pada ornamen masjid.

Tak hanya itu, jiwa seni juga terlihat pada kerajinan tangan seperti, kain tradisional sasirangan, dinding airguci, kain (tapih) sarung wanita, nisan, tutujah (alat menanam padi), ranggaman (ani-ani), panginangan (tempat kapur sirih).

Dari catatan sejarawan Kalsel Wajidi Amberi, ornamen dalam arsitektur tradisional Banjar yang dikenal dengan istilah “Tatah” banyak bentuk dan modelnya. Seperti Tatah surut (ukiran berupa relief), Tatah babuku (ukiran dalam bentuk tiga dimensi), Tatah baluang (ukiran “bakurawang”).

Menemukan ornamen seni ini tak sulit. Contohnya pada rumah Banjar, dapat ditemui antara lain pada beberapa tipe bangunan, seperti Rumah Bubungan Tinggi (Rumah Baanjung), Gajah Baliku, Gajah Manyusu, Palimasan, Palimbangan, Balai Laki, Balai, Bini, Tadah Alas, Cacak Burung/Anjung Surung.

Pada rumah tradisional tipe bubungan tinggi terdapat pada pucuk bubungan tinggi yang lancip, yang disebut “Layang-layang”. “Biasanya layang-layang dalam jumlah yang ganjil dengan ukiran motif tumbuhan paku alai, bogam, tombak atau keris,” terang Wajidi.

Sedangkan pada rumah tipe Palimasan, ornamen berbentuk sungkul dengan motif anak catur, piramida dan bulan bintang. Sementara seni ukiran “Jamang” sebagai mahkota bubungan terdapat pada rumah tipe Palimbangan, Balai Laki, Balai Bini dan tipe Cacak Burung. “Jamang dalam bentuk simetris itu biasanya dengan motif anak catur dengan kiri-kanannya paku alai, halilipan atau babalungan ayam,” paparnya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#seni #seni rupa #Budaya #Banjar #Tahulah Pian