Tahulah Pian di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ada tradisi Balanting Paring atau berselancar di sungai dengan rakit bambu.
Pemerhati Budaya di HSS, Aliman Syahrani mengatakan dahulu rakit bambu (Lanting) adalah alat transportasi warga yang mendiami kawasan Gunung Meratus untuk mengangkut hasil bumi atau perkebunan untuk dijual ke ibu kota Kandangan. “Dulunya warga balanting paring dari bantaran hulu Sungai Amandit menuju kawasan daerah Palantingan, Kelurahan Kandangan Kota, Kecamatan Kandangan,” ujarnya.
Barang yang sudah dibawa sampai di ibu kota Kandangan dijual ke pasar, atau diserahkan ke pengepul untuk dijual kembali ke luar daerah. “Ada juga balanting paring hanya menjual bambunya saja,” katanya.
Setelah infrastruktur jalan membuka isolasi daerah, maka rakit bambu atau bamboo rafting ini berubah fungsi menjadi atraksi wisata sejak tahun 90-an untuk menikmati panorama alam Loksado menyusuri aliran Sungai Amandit. “Setelah perkembangan zaman, rakit bambu jadi atraksi wisata balarut lanting,” tuturnya. Atraksi wisata balarut lanting cuma menyusuri sungai dari kawasan Loksado sampai di Ni’ih Desa Hulu Banyu.
Balarut lanting juga dijadikan event tahunan sejak tahun 2000-an. “Awalnya (event tahunan, red) balanting paringnya dari kawasan Loksado sampai Lapangan Lambung Mangkurat,” sebut Aliman.
Namun, rute dari kawasan Loksado sampai Lapangan Lambung Mangkurat ditempuh selama dua hari. Hari pertama dari Loksado menuju daerah Pagar Haur, Kecamatan Loksado untuk menginap. Kemudian hari berikutnya melanjutkan perjalanan menuju Kawasan Lapangan Lambung Mangkurat.
Seiring waktu, event tahunan bamboo rafting perjalanannya dipersingkat dari Dermaga Rafting Desa Loksado, dan finish di Dermaga Ni’ih Desa Hulu Banyu. Event tahunan ini masuk agenda Kharisma Event Nusantara (KEN).
Di tahun 2024 dan 2025, Festival Bamboo Rafting rangkainnya digelar di dua lokasi. Di Kecamatan Loksado, dan Kandangan dengan berbagai rangkaian.
Keunikan atau ciri khas Festival Bamboo Rafting di Kabupaten HSS yang tidak dimiliki daerah lain adalah ada haluan di bamboo rafting. Supaya tidak menabrak batu, dan mudah bermanuver saat menyusuri sungai.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief