Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Siring Laut Kotabaru, Begini Sejarahya...

Jumain Radar Banjarmasin • Senin, 12 Mei 2025 | 08:20 WIB
BAHARI: Potret Siring Laut Zaman 1980an.
BAHARI: Potret Siring Laut Zaman 1980an.

Dari tahun ke tahun, Siring Laut Kotabaru berkembang menjadi objek wisata andalan di Bumi Sa-Ijaan. Namun, tahulah pian bagaimana wajah Siring Laut pada zaman dulu.

Warga asli Kotabaru berusia 52 tahun, Deddy Amir mengungkapkan kondisi Siring Laut sekarang dibandingkan dengan zaman dulu, sangat berubah pesat. “Kalau dulu Siring Laut belum ada sama sekali bangunan di atas laut, selain jembatan dan rumah,” ungkapnya, Minggu (11/5).

Diingatnya, bangunan yang ada di Siring Laut di pada tahun 80an, seperti Kantor Bupati Kotabaru, Bioskop Gembira yang kini jadi Kantor DPRD Kotabaru, jembatan jodoh memanjang di depan kantor bupati, dan puskesmas yang dulunya adalah Gedung Abdi Negara. “Sebenarnya masih banyak lagi. Tapi, yang paling saya ingat itu,” ingatnya.

Deddy Amir mengakui pusat keramaian dari dulu juga di kawasan ini. Namun masih belum ada tambahan Siring Laut. “Kalau tidak salah sekitar tahun 1985 ke atas, baru pengurukan. Dulunya Siring Laut hanya sebatas jalan raya yang langsung bersebelahan dengan laut,” tegasnya.

Paling menjadi ikon dulunya adalah Tugu Perjuangan yang sekarang Tugu Paring. “Dulunya tugu ini paling terkenal, dengan bangunan tangan mengepal menggambarkan perjuangan,” jelasnya.

Kalau Bioskop Gembira, dulunya yang ia ingat bayarnya sekitar Rp1.000 per sekali nonton. “Ini lah dulunya yang jadi hiburan waktu zaman dulu. Kalau ditanya Siring Laut, jadi ingat kawan-kawan dulu,” kenangnya.

Diceritakannya paling ramai zaman 80an di jembatan depan kantor bupati yang dari ulin. “Dulu tiap subuh Minggu, paling ramai biasanya masyarakat Kotabaru bersantainya di jembatan, sambil melihat pemandangan laut dan jejeran ratusan kapal yang sedang parkir di Siring Laut.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Kotabaru #Wisata #siring laut kotabaru #Tahulah Pian #Sejarah