Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sejarah Kampung Pelajar Jalan Mulawarman Banjarmasin, Terinspirasi dari Suasana Lingkungan Kampus di Amerika Serikat

M Fadlan Zakiri • Selasa, 8 April 2025 | 08:38 WIB
BAPAK PENDIDIKAN: Gubernur Kalsel ke-2, RTA Milono, tokoh pendiri Kampung Pelajar Mulawarman Banjarmasin.
BAPAK PENDIDIKAN: Gubernur Kalsel ke-2, RTA Milono, tokoh pendiri Kampung Pelajar Mulawarman Banjarmasin.

Tahulah Pian Jalan Mulawarman di Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin bukan sekadar nama jalan.

Jalan Mulawarman ternyata adalah nama sebuah kampung pendidikan yang sengaja dibangun oleh pemerintahan di Banjarmasin setelah era kolonial.

Sejarawan Kalsel, Mansyur mengatakan nama Mulawarman diberikan oleh Menteri P dan K (Pendidikan dan Kebudayaan), Mr Muhammad Yamin yang diambil dari nama Raja Kutai Lama yaitu Raja Mulawarman seorang raja kerajaan tertua di Indonesia (Nusantara) ini.

“Pertama berdiri Kampung Pelajar Mulawarman menjadi kebanggaan orang Banjar, dan mendapat perhatian sampai ke luar negeri,” ungkapnya.

Awalnya, jelas Mansyur, Kampung Pelajar Mulawarman ini dari perjalanan karir Bapak Pendidikan Kalimantan Selatan, yakni RTA Milono.

Jika nama Ki Hajar Dewantara terkenal dengan Bapak Pendidikan Nasional, lain lagi dengan RTA Milono.

Milono terkenal karena perhatiannya terhadap pembangunan pendidikan di Kalsel, sehingga diberi gelar oleh masyarakat Banjar sebagai "Bapak Pendidikan Kalimantan Selatan".

Bernama lengkap Raden Tumenggung Ario (RTA) Milono, menjadi Gubernur Provinsi Kalimantan dengan ibu kotanya Banjarmasin (1955-1957).

Selanjutnya, menjadi Gubernur pertama Provinsi Kalimantan Tengah dengan ibu kotanya Palangka Raya sebelum Tjilik Riwut (1 Januari 1957-30 Juni 1958), serta menjadi Gubernur Jawa Timur dengan ibu kotanya Surabaya menggantikan R Samadikun (1958-1959).

Karena usahanya dalam mengembangkan pendidikan, Milono mendapat julukan dari Urang Banjar yakni Bapak Pendidikan Kalimantan.

Jasanya yang besar adalah menggagas Kampung Pelajar Mulawarman pada tahun 1955-1957, saat menjadi Gubernur Provinsi Kalimantan ke-2 (menggantikan Ir H Pangeran Muhammad Noor) dengan ibu kotanya masih Banjarmasin.

Pembangunan Kampung Pelajar ini diawali dengan terbentuknya yayasan bernama Jajasan Kesedjahteraan Peladjar Kalimantan yang diketuai Gubernur Milono, dibantu oleh Residen Afloes.

Afloes menjadi Resident pada era pemerintahan Gubernur Milono di Banjarmasin (1954-1957).

Seiring kebijakan pasca Gubernur dr Murdjani berhenti dan diganti oleh Milono, cita-cita pembangunan gedung-gedung sekolah menjadi prioritas pertama pembangunan di Kalimantan Selatan.

“Tahun 1953/1954, dimulai secara bertahap pembangunan gedung sekolah yang sekarang kita kenal dengan Kampung Pelajar Mulawarman ini,” jelas Mansyur.

Gagasan Milono-Afloes membangun Perkampungan Pelajar Mulawarman ini adalah mempraktikkan hasil pengamatannya pada sebuah kampus mahasiswa di Amerika Serikat.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#amerika serikat #banjarmasin #Tahulah Pian #Jalan Mulawarman #era kolonial