Ruang Terbuka Hijau Putri Junjung Buih merupakan taman kota yang cukup tua di Kota Amuntai, Hulu Sungai Utara.
Taman ini diapit dua jalan. Jalan Ahmad Yani dan Norman Umar, di Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah.
Selain paru-paru kota, taman ini juga sebagai lokasi bersantai gratis. Siapapun masyarakat dapat menikmati sejuknya RTH.
Tahulah Pian, kalau taman seluas 3.600 persegi itu dulunya bekas lembaga pemasyarakatan atau Lapas Amuntai.
Lapas Kelas IIB Amuntai telah pindah di tahun 1984, dan menempati lokasi baru di Jalan Sukmaraga, Kelurahan Sungai Malang.
RTH ini dinamai Putri Junjung Buih diambil dari nama seorang putri dari kerajaan Negara Dipa. Sosoknya dikenal cantik rupawan.
RTH ini sebagai salah satu ruang hijau tertua di Kota Amuntai setelah Taman Bobo yang tinggal kenangan. Usianya hampir 40 tahunan. Sudah beberapa kali mengalami perubahan bentuk dan penambahan ornamen taman agar lebih sedap dipandang mata.
Taman ini juga banyak ditanami pohon dan berbagai jenis tanaman bunga. Menarik RTH ini juga berada di dekat Pasar Modern Amuntai yang dulunya dikenal sebagai Plaza Amuntai.
Di samping kiri dan kanan tanam banyak pedagang yang menjual aneka kuliner baik ringan maupun berat. Termasuk aneka minuman baik dingin maupun panas. Hanya hitungan langkah kaki dari ruang terbuka hijau, pengunjung juga dapat melihat aliran Sungai Balangan dari atas Siring Sungai Balangan.
Menariknya, apabila datang ke taman ini saat Kamis pagi, pengunjung dapat melihat aktivitas pasar kerajinan Amuntai yang menjual aneka handmade. Di antaranya tikar dan tas purun, produk hasil rotan, sampai eceng gondok dan rajut dari tali plastik warna-warni. Di hari lainnya, pasar kerajinan tidak akan dijumpai.
Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup Dinas Perkim-LH HSU, Masrai Syawfajar membenarkan lokasi berdiri RTH Putri Junjung Buih dulunya bangunan Lapas Amuntai.
“RTH Junjung Buih merupakan salah satu taman terbuka tertua di Amuntai, setelah taman Tugu Pahlawan yang juga berada di Kelurahan Murung Sari,” ujarnya, Rabu (28/8).
Apakah ada pengembangan infrastruktur RTH? Masrai menjawab rencananya akan ada pemasangan alat air mancur ke kolam tugu RTH. “Tahun ini, rencana akan dipasang. Sehingga menambah nilai estetika RTH Putri Junjung Buih,” yakinnya.
Masrai berharap pada pengunjung dan pedagang agar Bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan taman dengan tidak membuang sampah sisa makanan dan minuman di sembarang tempat.
“Di taman sudah disediakan tong sampah, jadi digunakan. Mari menciptakan RTH yang bersih dan bebas dari sampah,” pesannya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief