KOTABARU-Di Kabupaten Kotabaru terkenal dengan beragam budaya. Mulai dari Banjar, Dayak, Bugis, Jawa, Bali, Bajau dan suku lainnya yang ada di Indonesia.
Menyederhanakan ini, Pemkab Kotabaru membuat pergelaran untuk lebih memperkenalkan kebudayaan yang ada di Bumi Sa-Ijaan. Nama eventnya diberi nama Festival Budaya Sa-Ijaan (FBS). Sebuah pertunjukan yang merangkul semua keberagaman yang ada di Kotabaru.
Rudi Nugraha Kabid Event, Pertunjukan dan Ekraf Disparpora Kotabaru, membeberkan sejarah FBS hingga terkenal. “FBS ini sudah 10 tahun berturut turut diadakan Pemkab Kotabaru, sudah tiga kali berhasil lolos di Kharisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf RI,” kata Rudi.
Kotabaru yang dulu belum memiliki event pariwisata andalan yang bisa menjual potensi wisata dan budaya di Kotabaru ke dunia luar. Sementara, daerah lain di Indonesia sudah mempunyai event unggulan.
Karena itu, yang pada akhirnya, dibuatlah Festival Budaya Sa-ijaan yang mengangkat keragaman budaya multi etnis yang ada di Kabupaten Kotabaru. “Saat itu pada tahun 2013, Bupatinya alm H Irhami Ridjani,” kenangnya.
Dalam perjalanannya setiap tahun penyelenggaraan FBS selalu mengusung tema yang berbeda-beda. Hal ini agar FBS mampu melaksanakan setiap kegiatan menarik, unik dan kreatif. Terap berkiblat dengan budaya Banjar. Yaitu “Maangkat Batang Nang Tarandam”.
Setelah enam tahun berjalan, mulai tahun 2020 Upacara adat Selamatan Leut juga diikutkan dalam rangkaian FBS dan menjadi Ikon tetap sampai sekarang karena Budaya Bajau Sammah yang identik dengan budaya Pesisir Laut.
“Alhamdulillah setelah dimasukkannya Selamatan Leut sangat pas menjadi sesuatu yang bisa diangkat kepermukaan selain Budaya Bajau yang unik juga ada Pelestarian adat istiadat di dalamnya seperti Selamatan Leut, musik alahai, senandung lagu melayu, Tari Tombak bajau dan juga Atraksi Titi Tali,” tuturnya.
Awal-awal FBS ungkapnya, didaftarkan di Kemenpar RI, agar bisa masuk dalam Calender Of Event Indonesia (COE) namun belum berhasil dalam kurasi nasional. Ketika menterinya Sandiaga Uno, COE berubah menjadi KEN atau Karisma Event Nusantara, FBS pada tahun 2021 masuk Kurasi Event Nasional sampai tahun 2022 dan 2023 hingga mendapatkan penghargaan dari program TV nasional.
“Alhamdulillah, cerita ini bisa sampaikan, ini sedikit merupakan kenangan dari masa ke masa. Dan tentu FBS ini adalah yang paling ditunggu di Kalimantan Selatan,” bangganya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief