Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tahulah Pian, Tradisi Bapukung Demi Menidurkan Bayi Urang Banjar

M Idris Jian Sidik • Selasa, 23 Juli 2024 | 09:40 WIB
BAPUKUNG DI AYUNAN: Salah satu tradisi urang Banjar saat menidurkan anak-anak mereka.
BAPUKUNG DI AYUNAN: Salah satu tradisi urang Banjar saat menidurkan anak-anak mereka.

Tahulah pian Urang Banjar dan Kalimantan pada umumnya mempunyai cara unik untuk menidurkan bayi mereka. Cara itu dikenal sebagai tradisi bapukung.

Selain Urang Banjar, teknik menidurkan anak semacam ini juga dilakukan Suku Dayak. Bukan dengan menggendong atau meletakkannya di kasur, bapukung menggunakan cara yang agak berbeda.

Cara bapukung adalah dengan menyiapkan dua kain panjang yang digunakan untuk memukung seperti selendang. Selendang pertama akan digantungkan pada tiang, dan dibentuk seperti ayunan. Anak yang hendak ditidurkan lalu diletakkan dalam posisi duduk di dalam kain, dengan menahan bagian pinggang dan punggungnya.

Kemudian selendang kedua akan dililitkan ke tubuh anak hingga ke bagian dada. Namun, harus dipastikan agar posisi tangan dan bahu anak tidak tertarik ikatan, dan posisi kedua kakinya sudah benar. Oleh Suku Banjar, biasanya bapukung akan dipadukan dengan tradisi maayun.

Oleh masyarakat Banjar, cara bapukung ini sudah mendapat unsur-unsur tradisi Islam. Maayun tidak hanya dilakukan dengan gerakan mengayun anak saja, namun dilakukan sambil melantunkan pujian kepada nabi, atau ayat-ayat Al-Qur’an.

Balutan kain pada badan anak akan membuatnya seperti dipeluk, dan gerakan ayunan membuatnya terlelap dengan cepat.

Budayawan Kesultanan Banjar, Ersa Fahriyanur mengatakan manfaat bapukung yang dilakukan para ibu ini dapat membuat anak tidur dengan lelap dan tidak sering terjaga. "Hal ini kerap dilakukan terutama agar ibu bisa beristirahat atau melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya," ungkapnya.

"Walau begitu, biasanya setelah anak terlelap akan dipindah dan diletakkan dalam posisi berbaring," tutupnya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Anak #bayi #Budaya #Tahulah Pian #bapukung