Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tahulah Pian, Masak Bom di Kalsel Beraroma Bakaran

Tia Lalita Novitri • Senin, 12 Februari 2024 | 09:45 WIB

Masak Bom
Masak Bom
Beraroma bakaran, tapi tanpa dipanggang. Itulah keunikan masak bom. Salah satu panganan khas di Kalimantan Selatan.

Masak bom adalah satu dari sekian banyak kuliner tradisional Banua. Terbilang unik, karena teknik memasaknya yang tak biasa.

Dinamakan “bom” karena arang panas yang dimasukkan ke panci masakan dan menimbulkan api. Lalu bagaimana pengolahan lengkapnya?

Kita mulai dari sederet bahan. Utamanya ayam, kacang tanah goreng, dan beberapa potong arang. “Sekilas mirip masak merah, tapi yang ini berbeda. Masak bom memakai kacang tanah yang dihaluskan sebagai pelengkap bumbu,” jelas Riani, pelaku usaha masakan khas Banjar asal Banjarmasin.

Bumbu halus terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai kering, jahe dan terasi. Pelengkapnya ada cengkih, kayu manis, kecap manis, gula aren, gula, garam, asam jawa, minyak goreng, dan air.

Bumbu halus ditumis hingga wangi. Masukan cengkih dan kayu manis. Selanjutnya tambahkan air, larutan asam jawa, gula merah, dan kecap manis. Tambahkan juga kacang goreng yang sudah dihaluskan dan ayam potong. “Cek rasa asin dan manisnya, Masak hingga ayam matang,” paparnya.

Tahap akhir paling penting. Tempatkan masakan tadi di panci cukup besar. Di sisi lain, panaskan beberapa potong arang di kompor hingga muncul bara sebagian. “Masukkan bara ke panci, lalu segera tutup rapat-rapat selama 10-15 menit,” sarannya.

Selama proses itu, bara arang menimbulkan api dan efek ledakan kecil. Sensasi seru dan cukup menantang dari proses pengolahan masak bom.

Dibutuhkan kesigapan dari si tukang masak. Juga ketenangan, biar tidak panik saat muncul api dari panci. Karena itulah seni dari kuliner yang satu ini.

Setelah didiamkan beberapa menit, sisihkan arang. Ayam potong berbumbu itu pun siap dihidangkan.

Kenapa tak sepopuler soto banjar, lontong dan kuliner lainnya? Riani menyebut kuliner ini tak tersedia setiap waktu. Karena masak bom kerap disajikan pada acara-acara tertentu. “Biasanya untuk hajatan, diolah berdasarkan pesanan,” ungkapnya.

Masak bom dikonsumsi bersamaan dengan nasi panas. Bisa juga diberi tambahan acar, biar lebih segar. Masakan ini bercita rasa gurih, manis, dan wangi bakaran, pastinya menggugah selera.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#masak bom #Tahulah Pian #Kuliner