Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tahulah Pian, Timbun Tulang di Balangan Termasuk Nama Desa Menyeramkan di Indonesia

M Dirga • Jumat, 5 Januari 2024 | 11:20 WIB
TAHULAH PIAN: Desa Timbun Tulang di Balangan tidak hanya terdengar menyeramkan, juga menyimpan kisah heroik.
TAHULAH PIAN: Desa Timbun Tulang di Balangan tidak hanya terdengar menyeramkan, juga menyimpan kisah heroik.

 

Tahulah pian, di Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, terdapat sebuah desa dengan nama yang ikonik. Saking uniknya nama desa ini, salah satu televisi nasional pernah memasukkannya dalam daftar tujuh desa dengan nama paling unik di Indonesia.

Desa Timbun Tulang namanya. Sekilas, nama ini terlihat menakutkan. Namun, jika mengetahui cerita perlawanan rakyat setempat terhadap penjajah zaman dulu, nama ini terdengar sangat heroik.

Nama Timbun Tulang diambil berdasarkan kesepakatan tokoh masyarakat yang ingin mengabadikan para korban. Kata 'Timbun Tulang' ini diambil berdasarkan tulang-belulang korban perang yang terkumpul pascapertempuran di zaman revolusi fisik.

Di masa itu, daerah Timbun Tulang merupakan salah satu basis pertahanan para pejuang. Konon, Desa Timbun Tulang menjadi lintasan serdadu penjajah untuk mencari jejak Pangeran Antasari dan pasukannya.

Tak jarang bentrokan antara pejuang dan penjajah menimbulkan korban jiwa. Oleh warga, jenazah perang tersebut dikebumikan di satu tempat di daerah tersebut dalam sebuah kuburan massal. Supaya tulang-belulang tersebut tidak berserakan. "Mayat-mayat itu kemudian dikuburkan secara massal di sini. Sejak itulah dinamai menjadi Timbun Tulang," kata salah satu tokoh Desa Timbun Tulang, Mursani.

Periode perang sudah lama usai. Wilayah bekas penimbunan tulang-belulang tadi sudah berkembang jadi permukiman warga.

Kata Mursani, nama Timbun Tulang nyaris mau diubah oleh pemerintah Orde Baru. Pasalnya dinilai terlalu seram. "Tapi tidak sempat, karena keburu reformasi," ungkapnya, lantas tertawa terkekeh.

Dulu, Desa Timbun Tulang ini merupakan wilayah dari pemerintahan Desa Batumandi. Sekitar tahun 1970-an, pemekaran desa dilakukan. Salah satu alasannya, penduduk setempat menginginkan wilayahnya memiliki pemerintahan sendiri, terlepas dari desa induknya. Akhirnya berdasarkan instruksi pemerintah daerah, desa pun berdiri sendiri. Selain Timbun Tulang, ada juga Desa Hamparaya yang terbentuk hasil pemekaran Desa Batumandi.

Editor : Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Tahulah Pian #Balangan