Tahulah pian, markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1002/HST didirikan guna mengatasi pengaruh pemberontak gerombolan Kesatuan Rakyat Yang Tertindas (KRYT) di Kalimantan Selatan. Aksi KRYT merupakan gerakan separatis bermotif agama pada tahun 1947 di wilayah Jawa. Gerakan ini muncul sebagai bentuk kekecewaan terhadap berdirinya negara Indonesia, namun tak kunjung mengusir Belanda di era revolusi fisik.
Akhirnya Kodim-Kodim di jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) X/Lambung Mangkurat (LM) didirikan guna memberikan pembinaan teritorial. Mengingat gerakan KRYT sudah bergerilya dengan memperluas pengaruh melalui jalur suku dan agama.
Untuk diketahui, Gerakan KRYT dipimpin oleh Kartosuwirjo. Pengaruhnya semakin besar setelah ia mendirikan angkatan bersenjata bernama Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII). Tujuannya mendirikan Negara Islam Indonesia (NII).
Di Kalimantan Selatan, pemberontak DI/TII terjadi pada tahun 1950-1963. Tokohnya adalah Ibnu Hadjar. Seorang Letnan Dua Tentara Nasional Indonesia (TNI) tergabung dalam Divisi IV Angkatan Laut pada masa perang kemerdekaan.
Gerakan Ibnu Hadjar dengan menyerang pos-pos Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI). Pemberontak dilakukan secara terang-terangan, setelah Ibnu Hadjar mengatakan bergabung dengan DI/TII pada tahun 1954. Sejak saat itu, Ibnu Hadjar menjadi musuh negara.
Akhirnya pada tanggal 1 Agustus 1960, Kodam X/LM membentuk Kodim-Kodim meliputi wilayah Amuntai, Barabai, Kandangan, Kotabaru, Barito Kuala, Martapura, Banjarmasin, dan Pasir. Peresmian Kodim-Kodim jajaran Kodam X/Lambung Mangkurat dilaksanakan oleh Panglima Kodam X/LM Letkol Inf Hassan Basry.
Berdasarkan Skep Pangdam X/LM Nomor : Kpts-1171/11/1960 tanggal 7 September 1960 (sebagai penetapan Kasad Nomor 1/70 tanggal 1 Agustus 1960), termasuk di dalamnya Kodim 1002/Barabai (nama sebelum diganti). Pada saat itu ditunjuk sebagai Komandan Kodim pertama adalah Lettu Inf Aroba.
Sejak tahun 1960, kursi jabatan Dandim 1002/HST sudah diisi 33 orang. Terakhir (menjabat sekarang) Letkol Inf Fery Perbawa.
Berdasarkan Surat Keputusan Pangdam X/Lambung Mangkurat Nomor : Skep/1404/III/1961 tanggal 20 Desember 1961 tentang berdirinya Korem Hulu Sungai di Tanjung yang diawali dengan Upacara Militer pada 30 Desember 1961, dilantiklah Letkol Inf Soelaiman Amin sebagai Danrem 101/Ant atau Danrem Hulu Sungai.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Pangdam X/Lambung Mangkurat dengan membawahi tiga Kodim. Mulai dari Kodim 1001/HSU di Amuntai, Kodim 1002/HST di Barabai, dan Kodim 1003/HSS di Kandangan. Dengan demikian setiap tanggal 20 Desember, diperingati sebagai Hari Jadi Korem 101/Antasari.
Berdasarkan surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Nomor : Kep/218/IV/2021 tanggal 28 April 2021 tentang satuan Jajaran TNI-AD, dan dipertegas dengan Surat Perintah Danrem 101/Antasari Nomor : Sprin/938/VI/ 2021 tanggal 21 Juni 2021 tentang pengesahan perubahan nama Kodim dan Koramil jajaran Korem 101/Antasari, termasuk di antara Kodim 1002/Barabai berubah menjadi Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah yang disingkat menjadi Kodim 1002/HST.
Dulu markas pertama Kodim 1002/HST berada di Jl Perwira No 14 Kecamatan Barabai. Bersebelahan dengan kantor Pemkab HST. Sekarang pindah ke Jl Telaga, Kecamatan Barabai.
Editor : Eddy Hardiyanto
Editor : Arief