Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tahulah Pian, Bapak Pendidikan HST Sibli Imansyah

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Senin, 11 Desember 2023 | 12:53 WIB
TAHULAH PIAN: Sibli Imansyah didaulat sebagai Bapak Pendidikan HST.
TAHULAH PIAN: Sibli Imansyah didaulat sebagai Bapak Pendidikan HST.

Tahulah pian, Sibli Imansyah? Sosoknya dikenal sebagai salah satu tokoh pendiri Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Ia lahir di Barabai 19 April 1917. Pernah menempuh pendidikan Sekolah Rakyat di Barabai. Kemudian melanjutkan pendidikan ke Holland Inlandsche Kweekschool (HIK) Muhammadiyah di Solo tahun 1941.

Sibli Imansyah juga dikenal sebagai intelektual. Ia pernah belajar bahasa Inggris di Kanada tahun 1963-1964. Kemudian menjadi guru di sekolah HUTSU CU-GAKKO Barabai dan Guru Taman Siswa Barabai, dan Guru Mulo di Barabai.

Tak hanya itu, sederet jabatan di dunia pendidikan juga pernah diemban. Misalnya, Kepala SMP dan Sekolah Guru Bantu di Barabai, Kepala SMPN 1 Banjarmasin, Kepala Inspeksi Daerah SMP se-Kalsel, dan Kepala Kantor Pembinaan Urusan Khusus Perwakilan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.

Sibli Imansyah pun aktif sebagai tokoh Muhammadiyah. Ia pernah menjabat sebagai pimpinan Muhammadiyah di Kalsel pada tahun 1959-1971. Makanya ia juga sering terlibat di berbagai kegiatan kepemudaan.

Jasanya untuk Hulu Sungai Tengah sangat besar. Selain menjadi salah satu founding father, Sibli Imansyah pernah memimpin gerakan bawah tanah bernama Barisan Pelopor Pemberontakan Kalimantan Indonesia (BPPKI). Salah satu aksi yang dikenang yakni aksi sabotase terhadap alat kekuasaan NICA/Belanda berkedok partai politik SKI cabang Barabai.

Akibat perlawanannya tersebut, Sibli Imansyah beberapa kali ditahan oleh Belanda. Terakhir pada masa Agresi Militer Belanda II Desember 1948. Ia dipenjarakan di Landasan Ulin selama 10 bulan. Kemudian dibebaskan menjelang penyerahan kedaulatan sepenuhnya kepada Indonesia.

Sibli Imansyah juga pernah menjadi anggota DPRD Hulu Sungai yang pertama. Ia meninggal di Banjarmasin pada 21 Mei 1973 pada usia 56 tahun. Jasadnya dimakamkan di Pekuburan Muslimin Jl Sungai Jingah. Meninggalkan seorang istri bernama Siti Nursiah dan 7 anak. Empat laki-laki dan tiga perempuan.

Editor : Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Tokoh #hulu sungai tengah #Tahulah Pian