PELAIHARI - Desa Pemuda merupakan salah satu desa di Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalsel. Desa ini dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tala Nomor 8 Tahun 2011. Baru berusia 12 tahun. Terbentuknya desa ini berbarengan dengan pembentukan Desa Simpang Empat Sungai Baru di Kecamatan Jorong.
Sebelum desa baru ini terbentuk, lokasinya masuk dalam wilayah Desa Tebing Siring di Kecamatan Bajuin. Di sebelah utara berbatasan dengan Desa Sungai Jelai (Kecamatan Tambang Ulang), dan Desa Ambungan (Kecamatan Pelaihari). Di sebelah timur berbatasan dengan Kelurahan Pabahanan (Kecamatan Pelaihari), serta Desa Tebing Siring dan Tanjung (Kecamatan Bajuin). Di sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Pabahanan dan Desa Kunyit (Kecamatan Bajuin). Di sebelah barat berbatasan dengan Desa Panggung dan Ambungan (Kecamatan Pelaihari).
Desa Pemuda juga sering disebut KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia), salah satu organisasi kepemudaan yang terbentuk sejak masa orde baru. Ketua Serikat Sejarah Tanah Laut, Hanapiyanoor Tajali menjelaskan terbentuknya Desa Pemuda tak lepas dari peran organisasi kepemudaan, KNPI Kabupaten Tala. Waktu itu, KNPI Kabupaten Tala diketuai oleh H Anang Bachransyah. “Beliau aktif mengurus organisasi tersebut pada tahun 70-an dan awal 80-an,” ungkapnya, Selasa (21/11).
Desa Pemuda merupakan desa pembauran dari berbagai suku yang didatangkan ke Bumi Tuntung Pandang, julukan Kabupaten Tala. Usia warga yang didatangkan dan mau mendiami wilayah itu rata-rata masih muda. Berkisar antara 20 hingga 30 tahun. “Selain usia muda, mereka juga diharuskan sudah menikah agar bisa menempati wilayah tersebut,” beber pria yang akrab disapa Hanapi itu.
Bagi warga yang berhasil menetap selama lima tahun, mereka mendapat hadiah dari pemerintah. Berupa legalitas, sertifikat tanah, serta lahan yang mereka garap. “Bahkan pada waktu itu, para warga yang tinggal di sana setiap bulan mendapat bantuan sembako dari pemerintah selama tiga tahun,” ungkapnya.
Dari kebijakan mendatangkan pemuda untuk menetap di lokasi tersebut, ditambah dorongan dari organisasi KNPI Kabupaten Tala, akhirnya terbentuklah sebuah desa. Desa itu pun diberi nama Desa Pemuda.
Editor : Eddy Hardiyanto
Editor : Arief