Salah seorang pendiri Kompas Budaya HSS, Iwan Sanusi (42) menceritakan Kompas Budaya Kabupaten HSS berdiri karena Dewan Kesenian Daerah (DKD) setempat sudah lama vakum. Penyebabnya pengurus terdahulu ada beberapa yang meninggal dunia.
Atas pembicaraan Iwan bersama tokoh seni budaya Hairin Nazrin, tercapai kesepakatan untuk membentuk kembali DKD Kabupaten HSS dengan berkonsultasi ke beberapa tokoh seni budaya lainnya.
“Setelah beberapa kali pertemuan di rumah almarhum Sarmidin di Pandai, Kelurahan Kandangan Barat, tercapailah kesepakatan untuk dibentuk panitia musen (musyawarah seniman) untuk membentuk kembali DKD,” ujarnya.
Dari kesepakatan tersebut ternyata tak kunjung dibentuk DKD Kabupaten HSS. Baru beberapa bulan selanjutnya, ada kabar pemilihan Ketua DKD. Namun, tak ada undangan kepada para tokoh seni budaya di Bumi Rakat Mufakat. Hairin Nazrin membujuk Iwan tetap hadir dengan menyodorkan undangan supaya dilaksanakan pemilihan Ketua DKD.
Saat DKD Kabupaten HSS terbentuk inilah ada inisiatif membentuk Kompas Budaya HSS. Itu setelah meminta pendapat kepada guru kesenian almarhum Bahrani, dan rekan sesama rekan pencinta seni budaya Irwan Septiadi atau biasa dipanggil Iwan Sebek warga Desa Karang Jawa, Kecamatan Padang Batung.
“Dari pendapat itu dibentuklah Kompas Budaya HSS yang didukung bersedianya rekan lain ikut dalam pengurus. Mulai dari ketua hingga para anggota,” tuturnya.
Nama Kompas Budaya HSS hasil dari usulan Iwan Sebek. Awalnya kepengurusannya berjumlah 20 orang. Dibagi dalam masing-masing bidang. Supaya menjadi wadah penyaluran bakat para pelaku dan pencinta seni budaya untuk berkarya, dan mengadakan berbagai event kegiatan atau lomba yang berkaitan dengan seni budaya.
“Awalnya sekretariat di Desa Gambah Dalam. Sejak tahun 2021, bersekretariat di Disdikbud HSS Jalan Melati, Kandangan sampai sekarang,” sebut Iwan.
Kompas Budaya Kabupaten HSS selalu eksis melakukan berbagai kegiatan. Mereka mengundang para pelaku seni untuk tampil di studio Kompas Budaya di Disdikbud HSS sepekan sekali. “Hasilnya juga kami pubikasikan di media sosial dan tayang di HSS TV Diskominfo setempat,” ucap Iwan.
Kompas Budaya Kabupaten HSS setiap tahun juga rutin menggelar berbagai lomba berkaitan dengan seni budaya. “Seperti di bulan Agustus 2023 tadi, kami menggelar lomba nyanyi dangdut se-Kabupaten HSS,” pungkasnya.(shn/gr/dye) Editor : Arief