Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Manyampir Buhaya, Persembahan untuk Putri Mayang

Muhammad Helmi • Jumat, 9 Desember 2022 | 15:56 WIB
OMNIVORA: Buaya melahap daging ayam segar. Foto ilustrasi.
OMNIVORA: Buaya melahap daging ayam segar. Foto ilustrasi.
TANJUNG - Manyampir buhaya merupakan budaya lama, peninggalan orang tua dahulu. Populer di tengah masyarakat Kecamatan Kelua dan Kecamatan Banua Lawas.

Maknanya menjaga kekerabatan antara manusia dengan makhluk gaib yang disebut datu. Di dunia fisik, para datu ini menjelma menjadi buaya sungai.

Niat manyampir buhaya adalah untuk menyampaikan rasa syukur atau menolak bala (bencana). Adapula yang menempuhnya untuk meraih ilmu kebal.

Untuk tujuan yang disebut terakhir, pada zaman dahulu, ritual ini dilakoni oleh pasukan raja yang hendak pergi berperang.

Prosesinya diawali dengan manyalamat (selametan) dengan suguhan beragam wadai (kue). Diteruskan dengan badudus atau membersihkan senjata pusaka.

Sesajen dipersembahkan kepada Putri Mayang Sari yang dianggap jelmaan sang pemanggil buaya.

Sosok putri ini digambarkan menari-nari bersama pantul. Sebutan bagi para pembawa sesajen.

Manyampir buhaya mengambil lokasi di Sungai Tabalong. Digelar di bulan Safar pada kalender hijriah. Penyelenggara adalah zuriat atau keluarga keturunan sang datu.

Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabalong, Masdulhak Abdi mengatakan, budaya ini masih lestari sampai sekarang. "Masih ada," tegasnya kemarin (8/12) kepada Radar Banjarmasin.

Walaupun pada masa pandemi covid kemarin sempat ditiadakan.

Beberapa tahun sebelumnya, terkadang orang luar bisa menyaksikannya. Menjadikan manyampir buhaya sebagai sebuah event wisata.

Namun ada pula zuriat yang tidak terbuka. Enggan ditonton khalayak. "Ada yang menggelarnya secara personal," tutupnya. (ibn/gr/fud) Editor : Muhammad Helmi
#Tahulah Pian