Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kenangan Bioskop Kuripan Amuntai

M. Syarifuddin • Kamis, 24 Maret 2022 | 15:41 WIB
Photo
Photo
AMUNTAI - Pada era tahun 1970 industri perfilman Indonesia mulai bangkit. Pada periode itu, teknologi pembuatan film dan industri bioskop tumbuh pesat. Bioskop Kuripan Kota Amuntai di Kabupaten Hulu Sungai Utara, salah satu efek kemajuan perfilman, saat itu.

Bioskop Kuripan segera menjadi bioskop kebanggaan bagi warga Kota Amuntai. Entah beberapa judul film baik film Hollywood, Hongkong (Asia,red) dan Indonesia, baik genre perang, horor, kungfu, komedi bahkan film G-30/S-PKI, pernah diputar di bioskop tersebut.

Bioskop Kuripan berada di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Murung Sari Kecamatan Amuntai Tengah. Pemerhati sejarah lokal HSU Ahdiyat Gazali Rahman yang memiliki kenangan di bioskop tersebut mengatakan bioskop sudah ada sejak 1970. "Dulu tengah booming band dangdut Soneta Group, dimana vokalisnya Rhoma Irama membintangi film Penasaran yang tayang di bioskop Kuripan," kenangnya.

Penasaran merupakan film Indonesia yang rilis tahun 1976 dan disutradarai oleh A. Harris, dan dibintangi Rhoma Irama dan Yati Octavia.
"Saya fans beliau (Rhoma Irama, red) jadi ke Bioskop Kuripan dari Desa Pasar Selasa Kecamatan Sungai Pandan sekitar 8 kilometer dari Kota Amuntai, untuk membeli tiket film yang harganya tak sampai Rp 200,- saat itu," kenangnya.

Yang paling berkesan juga saat itu, yakni film Benyamin Sueb yang juga merajai lukisan spanduk raksasa bertema film yang akan diputar atau segera rilis di bioskop saat itu.

"Jadi tahun 1993 saya menonton film Benyamin Sueb komedian dengan judul Biang Kerok. Itu kenangan terakhir sebelum saya lanjut studi kembali di Kota Banjarmasin," sampai Ahdiyat.

Sementara itu, Usuf warga Kota Amuntai mengaku terakhir menonton di Bioskop Kuripan di tahun 1998."Yang saya tahu bioskop ini dijaga oleh almarhum Tasar warga Desa Pakacangan Amuntai Utara. Pemilik bioskop kami tidak tahu," sampainya.

Saat ini, Bioskop Kuripan sudah menjadi kenangan.Sejak tahun 2007, bioskop ini dibongkar bersama Gelanggang Remaja Amuntai yang berdampingan dengan bioskop. Kini, berdiri bangunan lantai empat plus rooftop Plaza Amuntai atau Pasar Modern Amuntai. Bioskop dirubuhkan di era Bupati HSU H Fachruddin.

Tak banyak data tentang bioskop ini. Siapa pemiliknya dan bagaimana pola distribusi filmnya. Hanya terdapat foto retro seputar Bioskop Kuripan di perpustakaan setempat. "Belum ada referensi tentang Bioskop Kuripan. Foto arsip ada," jawab Farid salah satu PNS Dispersip HSU.(mar/by/ran) Editor : Arief
#Tahulah Pian