Evaluasi Hasil MTQ Batola, Kemenag Balangan Soroti Pola Pembinaan Instan Kafilah

M Dirga • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 12:54 WIB
EVALUASI PEMBINAAN: Suasana pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LPTQ Kabupaten Balangan Tahun 2026 Kemenag dan LPTQ memfokuskan evaluasi pada sistem pembinaan kafilah agar lebih terukur dan berkesinambungan. (Sibawaihi untuk Radar Banjarmasin)
EVALUASI PEMBINAAN: Suasana pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LPTQ Kabupaten Balangan Tahun 2026 Kemenag dan LPTQ memfokuskan evaluasi pada sistem pembinaan kafilah agar lebih terukur dan berkesinambungan. (Sibawaihi untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Hasil yang diraih kafilah Kabupaten Balangan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala, menjadi bahan evaluasi menyeluruh dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). Penguatan sistem pembinaan kafilah kini menjadi fokus utama.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Balangan, Nahdiyatul Husna, menekankan perlunya peningkatan pola pendampingan qari-qariah dan hafiz-hafizah agar dilakukan secara berkesinambungan, bukan sekadar persiapan menjelang perlombaan.

“Kita harus berani mengevaluasi secara terbuka. Kalau ada yang masih kurang, harus diperbaiki. Kalau ada potensi yang kuat, harus diperkuat. Jangan sampai pembinaan baru dilakukan ketika MTQ sudah dekat,” tegas Nahdiyatul Husna.

Ia menyebutkan, prestasi di MTQ membutuhkan proses dan tidak dapat diraih secara instan. Pembenahan dan persiapan idealnya dilakukan sejak dini, mulai dari kualitas peserta, objektivitas seleksi di tingkat desa, hingga pemanfaatan anggaran LPTQ di setiap kecamatan.

“Target kita bukan hanya sekadar mengirim kafilah sebagai rutinitas, tetapi menyiapkan peserta yang benar-benar siap bersaing di arena,” lanjutnya.

Untuk meraih capaian yang lebih maksimal di ajang tingkat provinsi selanjutnya, pihak Kemenag mendorong adanya program terencana yang berjalan sepanjang tahun.

“Karena itu, program pembinaan, jadwal Training Center (TC), kesiapan official, pembina, hingga evaluasi harus disusun secara terukur dan berkesinambungan,” pungkasnya. 

 

 

Editor : Arif Subekti
Untuk meraih capaian yang lebih maksimal di ajang tingkat provinsi selanjutnya bukan hanya sekadar mengirim kafilah sebagai rutinitas prestasi di MTQ membutuhkan proses dan tidak dapat diraih secara instan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala Pembenahan dan persiapan idealnya dilakukan sejak dini