Haul Datu Qabul ke-16 di Tapin, Jemaah Datang Lewat Jalur Darat dan Sungai

Rasidi Fadli • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 14:07 WIB
RIBUAN JEMAAH: Haul Datu Qabul ke-16 dihadiri ribuan jemaah yang mengikuti secara antusias.
Foto Rasidi Fadli
RIBUAN JEMAAH: Haul Datu Qabul ke-16 dihadiri ribuan jemaah yang mengikuti secara antusias. Foto Rasidi Fadli 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Ribuan jemaah memadati kawasan Makam Datu Qabul atau Syekh Muhammad Mahmud Al Qabul, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Rabu (16/9/2026).

Haul ke-16 tersebut kembali menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah. Jemaah berdatangan sejak malam hingga siang hari. Akses menuju lokasi tidak hanya ditempuh melalui jalur darat, tetapi juga jalur sungai.

Kendaraan roda dua dan roda empat terlihat membawa jemaah menuju lokasi haul. Sementara dari jalur air, sejumlah kapal, baik berukuran kecil maupun besar, ikut mengangkut jemaah menuju kawasan makam.

Antusiasme jemaah tersebut mendapat sambutan dari masyarakat sekitar. Warga menyediakan sejumlah rest area sebagai tempat singgah dan beristirahat bagi jemaah yang datang dari jauh.

Camat Candi Laras Selatan, Rusmiati, mengatakan jumlah jemaah yang hadir cukup besar. Pada malam pelaksanaan haul kubra, jumlah jemaah diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang.

“Kalau malam tadi sekitar 5.000-an jemaah. Kemudian siang ini lebih dari 5.000 jemaah,” ujarnya.

Menurut Rusmiati, kondisi cuaca yang cenderung cerah dan akses jalan yang nyaman turut membantu kelancaran pelaksanaan haul. Aktivitas masyarakat yang berdagang juga tetap berjalan tanpa mengganggu arus kendaraan.

“Yang berdagang tidak menghalangi, jadi parkir bisa,” katanya.

Untuk mengantisipasi kepadatan, panitia bersama pemerintah kecamatan menyiapkan enam kantong parkir. Salah satunya memanfaatkan kawasan dermaga untuk mengakomodasi jemaah yang datang melalui jalur air.

Selain itu, terdapat 27 posko yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan haul. Posko tersebut mencakup sejumlah layanan, termasuk posko kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada jemaah.

Rangkaian haul juga diisi tausiah dan ceramah agama yang menghadirkan sejumlah ulama dan habaib. Di antaranya Al Mukarram KH Ahmad Barmawi, Habib Idrus Al Idrus dari Martapura, Habib Musa As Segaf, Guru H Hasnan, Guru H Syahminan, serta Guru H Yunus dan Bupati Tapin dua periode H Arifin Arpan.

Kehadiran para alim ulama, tuan guru, habaib, tokoh agama, masyarakat dan tokoh lainnya semakin menambah kekhidmatan peringatan haul.

Bupati Tapin H Yamani mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tapin mendukung pelaksanaan Haul Datu Qabul sebagai bagian dari kearifan lokal sekaligus potensi wisata religi di daerah.

Menurutnya, kegiatan haul bukan sekadar menjadi momentum silaturahmi dan memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat. Namun, kegiatan tersebut juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap masyarakat sekitar dan perekonomian lokal.

“Pemerintah Kabupaten Tapin juga mendukung pelaksanaan Haul Datu Qabul sebagai bagian dari kearifan lokal dan potensi wisata religi di Kabupaten Tapin,” ujarnya.

Karena itu, H Yamani mengajak seluruh pihak menjaga suasana haul agar tetap khidmat. Termasuk menjaga kebersihan, ketertiban dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.

“Mari kita jaga bersama kekhidmatan, kebersihan, ketertiban dan kenyamanan selama pelaksanaan haul,” pesannya.

Haul Datu Qabul ke-16 pun tidak hanya menjadi agenda keagamaan. Ramainya jemaah yang datang dari berbagai daerah turut menghidupkan aktivitas warga sekitar, mulai dari penyediaan tempat istirahat hingga kegiatan perdagangan dan jasa.

Bagi masyarakat Candi Laras Selatan, momentum tahunan tersebut menjadi bagian dari tradisi keagamaan sekaligus potensi yang dapat terus dikembangkan dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

Editor : Arif Subekti
rubuan jemaah makam datu qabul syekh mahmud aj qabul candi laras selatan Tapin