RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Haul ke-500 Sultan Suriansyah bakal berlangsung lebih besar. Panitia pelaksana memprediksi jumlah jemaah yang hadir bisa menembus 10 ribu orang.
“Persiapan sudah lama setelah pertemuan dengan pemko. Untuk pemasangan dan desain tenda serta persiapan lainnya sudah mulai sejak Senin,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Haul Sultan Suriansyah ke-500, Abdul Haki, Kamis (13/8/2026) pagi.
Menurutnya, jumlah jemaah pada pelaksanaan haul tahun-tahun sebelumnya berkisar 7.000 orang. Namun, momentum haul kali ini dinilai memiliki makna khusus sehingga menarik lebih banyak jemaah.
“Karena ini haul ke-500, sangat sakral dan sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat. Bisa lebih dari biasanya, diperkirakan sampai 10 ribu jemaah,” katanya.
Panitia juga menyiapkan berbagai kebutuhan untuk mendukung kelancaran acara. Mulai panggung, sound system, Maulid Habsy, penceramah, hingga sekitar 20 proyektor.
Untuk pengamanan, panitia telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Dukungan pengamanan juga melibatkan Pemko Banjarmasin dan Pemprov Kalsel.
Urusan konsumsi jemaah, panitia menyediakan nasi bungkus dan wadai yang sebagian besar berasal dari sumbangan masyarakat.
“Banyak masyarakat yang memberikan sumbangan untuk konsumsi jemaah. Ini tentu sangat membantu panitia,” jelasnya.
Dari sisi pengisi acara, haul akan diisi Imam Besar Musala Ar-Raudhah Sekumpul, KH Sa'duddin Salman, serta Maulid Habsy.
Abdul Hakim menegaskan, pelaksanaan tahun ini berbeda dibanding haul sebelumnya. Perubahan terlihat dari desain panggung dan sejumlah persiapan teknis lainnya.
“Nyata berbeda. Panggung dan desainnya berubah. Ini haul ke-500 yang sangat sakral,” tuturnya.
Sejumlah tokoh dari kerajaan atau kesultanan di Kalimantan juga dijadwalkan hadir. Di antaranya beberapa sultan dari Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Salah satunya Gusti Haji Kadra dari Kesultanan Pangkalan Bun.
Haul dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026, bertepatan dengan 2 Rabiul Awal.
Mengantisipasi membeludaknya jemaah, jumlah relawan juga ditambah. Jika sebelumnya sekitar 700 orang, tahun ini mencapai sekitar 1.000 relawan.
“Kami juga menyiapkan kantong-kantong parkir untuk mengantisipasi banyaknya jemaah yang datang,” pungkas Hakim.
Editor : M Oscar Fraby