Sempat Gagal Berangkat, Agen Travel Rogoh Dana Pribadi Demi Berangkatkan Jemaah Umrah HST

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 09:53 WIB
BERANGKAT: Rombongan jemaah umrah asal HST akhirnya diberangkatkan setelah sebelumnya gagal.
BERANGKAT: Rombongan jemaah umrah asal HST akhirnya diberangkatkan setelah sebelumnya gagal.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI - Penantian panjang 37 jemaah umrah asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) akhirnya berakhir. Mereka resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Minggu (2/8/2026) pagi setelah sempat gagal berangkat akibat persoalan dengan Travel Hijaz Safar.

Agen travel, Fauziah, memilih memberangkatkan para jemaah menggunakan travel lain setelah Hijaz Safar tidak kunjung merealisasikan keberangkatan maupun mengembalikan dana para jemaah. Demi memastikan ibadah tetap terlaksana, ia mengaku harus menggunakan dana pribadi untuk menutupi biaya keberangkatan.

"Mudah-mudahan semua ini ada hikmahnya, terutama bagi ulun dan keluarga," ujarnya.

Fauziah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah umrah dengan lancar. Ia juga meminta doa agar diberi kesehatan dan ketabahan menghadapi persoalan yang menimpanya.

"Mudah-mudahan para jemaah mengerti dan mendoakan ulun semuanya, agar ulun dalam keadaan tabah dan sehat," katanya.

Perwakilan keluarga jemaah, Ijab, mengatakan rombongan berangkat dari Barabai pada Sabtu (1/8/2026) malam menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru.

"Mereka tiba di bandara sekitar pukul 02.00 Wita. Penerbangan dijadwalkan pukul 07.00 Wita, transit di Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah," ujarnya kepada Radar Banjarmasin.

Ia berharap seluruh rangkaian perjalanan ibadah berjalan lancar hingga para jemaah kembali ke Banua dengan selamat.

"Bersama travel baru ini semoga amanah dan seluruh prosesnya berjalan lancar," harapnya.

Keberangkatan ini menjadi penutup polemik yang sempat menyita perhatian publik di HST. Sebelumnya, sebanyak 41 calon jemaah umrah gagal berangkat pada 20 Juli 2026 setelah keberangkatan yang dijanjikan Travel Hijaz Safar dibatalkan, padahal sebagian jemaah sudah berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Seluruh jemaah diketahui telah melunasi biaya perjalanan sebesar Rp27,5 juta per orang. Mereka kemudian menuntut pengembalian dana yang nilainya mencapai sekitar Rp1,1 miliar.

Editor : Eddy Hardiyanto
jemaah umrah agen travel HST