RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Adi Lesmana menegaskan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, STQ menjadi sarana membentuk generasi Qurani yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Penegasan tersebut disampaikan Adi saat menutup STQ tingkat Kabupaten HSU di Aula Dr KH Idham Chalid, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
"Nilai-nilai Al-Qur'an harus menjadi fondasi utama dalam mewujudkan semangat HSU Bangkit menuju daerah yang berkeadilan, unggul, dan kreatif," ujarnya.
Adi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, pembina, dan semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan STQ. Menurutnya, kegiatan yang berlangsung sejak 24-27 Juli 2026 di sejumlah venue berjalan tertib, lancar, dan penuh semangat ukhuwah Islamiah.
Pada kesempatan tersebut diumumkan qari asal Kecamatan Amuntai Selatan, Aulia Noor Ilmi, sebagai juara umum perseorangan. Atas prestasi itu, Aulia berhak menerima hadiah utama berupa paket perjalanan umrah.
Sekda berpesan kepada para juara agar tidak cepat berpuas diri. Ia meminta seluruh peserta terus meningkatkan kemampuan sebagai bekal menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
"Saya berharap seluruh peserta tidak berhenti hanya sampai di arena perlombaan. Jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, dibaca, dipahami, dan diamalkan," pesannya.
Selain menyerahkan penghargaan kepada qari dan qariah berprestasi, panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada para pengelola venue yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan STQ.
Acara penutupan dihadiri pimpinan dan anggota DPRD HSU, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, pengurus LPTQ, Ketua MUI, Ketua TP PKK HSU beserta wakil, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) HSU, serta para alim ulama.
Editor : Fauzan Ridhani