RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Marabahan – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala (Batola) memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Batola, Hery Sasmita, mengatakan aktivitas ekonomi selama penyelenggaraan MTQN dipastikan mengalami peningkatan, meski besaran nilainya masih belum dihitung secara pasti.
"Yang jelas terjadi peningkatan perputaran ekonomi. Nilainya memang belum kami hitung, tetapi selama kegiatan berlangsung nilainya dipastikan mencapai miliaran rupiah," ujar Hery.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak menetapkan target nominal transaksi. Fokus utama justru memberikan ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat merasakan manfaat ekonomi dari pelaksanaan MTQN.
"Kami ingin UMKM terakomodasi semaksimal mungkin dalam menyukseskan MTQN sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan ini," katanya.
Hery menjelaskan, penyelenggaraan bazar dan pameran juga menjadi sarana memperkenalkan potensi unggulan dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, mulai dari produk kerajinan hingga kuliner khas daerah.
Selain promosi daerah, konsep yang diusung juga berfokus pada pemberdayaan UMKM melalui pembukaan akses pasar yang lebih luas.
"Kami ingin meningkatkan kesejahteraan UMKM dengan membuka peluang pasar, baik bagi pelaku usaha binaan maupun yang bukan binaan Diskoperindag," jelasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah menyediakan berbagai fasilitas secara cuma-cuma bagi pedagang, mulai dari tenda, aliran listrik, hingga lokasi berjualan yang representatif.
"Kami gratiskan tenda dan listrik. Waktu berjualannya juga kami upayakan lebih panjang agar pendapatan para pelaku UMKM semakin meningkat," tambahnya.
Ia menyebutkan, seluruh 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan ikut ambil bagian dalam bazar dan pameran."Jumlah pelaku UMKM kuliner dan pedagang kaki lima yang berjualan mencapai lebih dari 100 lebih peserta," pungkasnya.
Editor : Arif Subekti