RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Marabahan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Kuala memastikan kebersihan lingkungan selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXVII tingkat Kalimantan Selatan tetap terjaga.
Seluruh sampah yang dihasilkan dari rangkaian kegiatan MTQ di Kabupaten Barito Kuala langsung dibersihkan dan diangkut setelah acara selesai.
Kepala DLH Barito Kuala, Abdi Maulana, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel untuk menangani sampah selama pelaksanaan MTQ. Meski jumlah petugas yang diturunkan terbatas, upaya menjaga kebersihan tetap dilakukan secara optimal.
"Personel kami memang terbatas. Karena itu, kami juga meminta bantuan dari LPTQ, Pramuka, serta sejumlah relawan lainnya, terutama saat pembukaan dan penutupan MTQ yang diperkirakan menghasilkan volume sampah lebih banyak," ujarnya, Selasa (24/6/2026).
Abdi menjelaskan, petugas kebersihan yang dilibatkan berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tebing Rimbah. Mereka bertugas membersihkan area kegiatan dan mengangkut sampah setiap hari agar tidak menumpuk.
"Setiap selesai kegiatan, sampah langsung kami bersihkan dan angkut. Jadi tidak ada sampah yang menginap di lokasi acara," tegasnya.
Menurutnya, peningkatan volume sampah selama pelaksanaan MTQ merupakan hal yang wajar mengingat ribuan peserta, panitia, dan masyarakat turut memadati lokasi kegiatan. Namun demikian, pelayanan kebersihan rutin kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah juga dilakukan di seluruh lokasi penginapan kafilah yang tersebar di sejumlah wilayah di Barito Kuala.
"Sampah di tempat-tempat penginapan kafilah juga kami angkut secara berkala. Kami ingin memastikan tidak terjadi penumpukan sampah di lokasi tempat tinggal peserta selama MTQ berlangsung,"pungkasnya.
Editor : Arif Subekti