RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan – Jemaah haji asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Sulaiman Kurdi, meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi. Almarhum diketahui merupakan jemaah kategori risiko tinggi (risti) dengan riwayat hipertensi dan stroke berulang.
H. Sulaiman Kurdi tergabung dalam Kloter BDJ 12. Ia wafat pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 23.30 Waktu Arab Saudi (WAS) setelah kondisi kesehatannya menurun dalam beberapa hari terakhir.
Sub Koordinator Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan PPKB HSS, H. Noryamin, mengatakan almarhum memang tercatat sebagai jemaah dengan risiko kesehatan tinggi.
“Dalam data jemaah haji Kloter 12, almarhum masuk kategori jemaah risiko tinggi dengan salah satu diagnosa penyakit hipertensi,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Menurut Noryamin, kondisi kesehatan almarhum mulai menurun sekitar tiga hari terakhir setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Makkah.
Setelah itu, almarhum bersama jemaah lainnya melanjutkan perjalanan menuju Madinah untuk mengikuti rangkaian ziarah.
Dirawat di Rumah Sakit Madinah
Karena kondisi kesehatannya memburuk, H. Sulaiman Kurdi kemudian dirujuk ke German Hospital Madinah untuk mendapatkan penanganan medis.
Noryamin menjelaskan, pada malam sebelum meninggal dunia, almarhum mengalami muntah-muntah dan menunjukkan gejala stroke.
“Pada malam sebelum meninggal, almarhum mengalami muntah-muntah dan mulut mencong akibat stroke. Beliau memang sering mengalami stroke berulang,” jelasnya.
Almarhum wafat pada usia 63 tahun. Ia tercatat sebagai warga Jalan Rantauan RT 03 RW 01, Desa Gambah Luar, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Sebelumnya, kabar duka tersebut telah disampaikan kepada pihak keluarga dan pemerintah daerah.
H. Sulaiman Kurdi menjadi salah satu jemaah haji asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci tahun 2026. (*)
Editor : M. Ramli Arisno