RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Ribuan jemaah memadati kawasan makam Datu Sanggul di Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Sabtu (13/6/2026). Mereka dari berbagai daerah hadir mengikuti Haul ke-261 Syekh Abdussamad atau yang lebih dikenal dengan sebutan Datu Sanggul, ulama kharismatik yang namanya begitu dihormati masyarakat Banua.
Sejak pagi, arus jemaah terus berdatangan. Mereka memenuhi area haul untuk mengikuti rangkaian pembacaan manaqib, doa bersama, zikir, hingga tausiyah agama yang berlangsung khidmat.
Di tengah membeludaknya jemaah, Kepala Desa Tatakan yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Ilhamsyah menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
“Atas nama panitia pelaksana, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah yang telah berhadir. Mudah-mudahan, kehadiran kita semua menjadi keberkahan dan mendapat ridha Allah SWT,” ujarnya.
Ilhamsyah juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tapin yang selama ini konsisten membantu pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk haul para ulama yang digelar di Bumi Ruhui Rahayu.
Menurutnya, perhatian Pemerintah Daerah menjadi salah satu faktor penting sehingga pelaksanaan haul dapat berlangsung lebih baik dari tahun ke tahun.
Di hadapan ribuan jemaah, Ilhamsyah juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun fasilitas yang disediakan panitia.
“Kami atas nama panitia pelaksana memohon maaf yang setulus-tulusnya apabila masih ada kekurangan dan kesalahan selama kegiatan berlangsung. Semua itu tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk pelaksanaan yang lebih baik pada masa mendatang,” katanya.
Sementara itu, Bupati Tapin, H Yamani yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat Desa Tatakan yang telah bekerja keras menyiapkan pelaksanaan haul.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tapin, kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyuguhkan pelaksanaan haul yang baik, tertib, dan nyaman bagi para jemaah,” ujarnya.
Menurut Yamani, haul para ulama bukan hanya menjadi agenda keagamaan semata, tetapi juga bagian dari tradisi masyarakat Tapin yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi yang kita jalankan di Kabupaten Tapin. Selain menjadi sarana mempererat silaturahmi, juga menjadi momentum untuk meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan syiar Islam,” katanya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Tapin akan terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan haul maupun kegiatan keagamaan lainnya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah akan terus membantu dan mendukung pelaksanaan haul di Kabupaten Tapin. Ini adalah bagian dari komitmen kita dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan budaya yang telah diwariskan para ulama terdahulu,” tegasnya.
Editor : Fauzan Ridhani