Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

5.722 Jemaah Debarkasi Banjarmasin Masih di Arab Saudi, 7 Orang Dilaporkan Wafat di Tanah Suci

Sheilla Farazela • Minggu, 7 Juni 2026 | 14:48 WIB
Kedatangan Jemaah Haji di tanah air (Sheilla / Radar Banjarmasin)
Kedatangan Jemaah Haji di tanah air (Sheilla / Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Banjarmasin gelombang pertama terus berjalan seiring mendaratnya Kloter BDJ 03 asal Kabupaten Tabalong di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Minggu (7/6) dini hari. 

Namun, fokus otoritas haji kini terbagi. Di satu sisi, ada 5.722 jemaah yang masih harus dikawal di Arab Saudi; di sisi lain, duka mendalam menyelimuti menyusul wafatnya tujuh jemaah di Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Eddy Khairani, mengungkapkan bahwa mayoritas jemaah dari total kuota Debarkasi Banjarmasin saat ini masih berada di Arab Saudi untuk menyelesaikan rangkaian ibadah.

“Saat ini masih terdapat 5.722 jemaah kita di Tanah Suci. Sebagian masih berada di Makkah untuk melaksanakan umrah sunnah, ziarah, dan kegiatan keagamaan lainnya,” terang Eddy kepada media, Minggu (7/6).

Eddy menambahkan, tantangan pengawasan kini bergeser pada jemaah yang masuk dalam gelombang kedua pemulangan. Rombongan besar ini tengah bersiap meninggalkan Makkah menuju Madinah Al-Munawwarah.

“Jemaah gelombang kedua ini akan bergerak ke Madinah untuk melaksanakan ibadah Arbain (salat wajib 40 waktu tanpa putus) di Masjid Nabawi. Petugas di sana sudah bersiap menyambut mereka untuk ziarah ke makam Rasulullah dan situs-situs bersejarah Islam,” imbuhnya.

Sejauh ini, total jemaah yang sudah berhasil dipulangkan ke Tanah Air baru mencapai 1.075 orang, termasuk Kloter BDJ 03 yang mengangkut 320 jemaah dan mendarat mulus menggunakan maskapai Garuda Indonesia GIA 8403 pada pukul 02.29 Wita.

Di tengah dinamika pergerakan ribuan jemaah di Arab Saudi, duka menggelayuti kedatangan haji tahun ini. Otoritas haji mengonfirmasi bahwa tujuh jemaah asal Debarkasi Banjarmasin gugur saat menunaikan ibadah.

Berdasarkan data resmi, dari tujuh jemaah yang wafat tersebut, dua orang merupakan jemaah asal Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan lima orang lainnya berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pihak Kemenag Kalsel pun menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada pihak keluarga di tanah air. Eddy menyebut para jemaah yang meninggal dunia saat mengenakan kain ihram atau saat prosesi haji adalah para syuhada.

“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Mereka adalah tamu Allah yang dipanggil dalam keadaan paling mulia. Mari masyarakat Banua bersama-sama memanjatkan doa, semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka, melapangkan kuburnya, dan menempatkan mereka di surga terbaik,” pungkas Eddy.

Editor : Arif Subekti
#Datang Bertahap #haji #banjarbaru