RADARBANAJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau - Kabar duka datang dari Tanah Suci. Salah seorang jemaah haji asal Kabupaten Tapin yang tergabung dalam Kloter BDJ 15, Rusmini Idris Ijab (57), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi.
Petugas Haji Daerah Kabupaten Tapin tahun 2026, Noor Ipansyah, mengatakan almarhumah mengembuskan napas terakhir pada 29 Mei 2026 pukul 18.22 waktu Arab Saudi di Saudi National Hospital Makkah.
"Almarhumah merupakan satu-satunya jemaah asal Tapin yang dirujuk ke rumah sakit saat pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah karena kondisi kesehatannya memburuk," ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Noor Ipansyah menjelaskan, berdasarkan laporan Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK), kondisi kesehatan Rusmini mulai menurun sejak 19 Mei 2026. Saat itu almarhumah mengalami demam tinggi, batuk berdahak, pilek dan sesak napas ringan.
Petugas kesehatan kloter kemudian memberikan penanganan medis dan terapi sesuai kondisi yang dialami jemaah. Namun beberapa hari kemudian, kondisi kesehatannya semakin memburuk sehingga harus dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
"Setelah dilakukan pemeriksaan di KKHI, almarhumah didiagnosis mengalami edema paru atau penumpukan cairan di paru-paru. Sempat mendapat perawatan dan diperbolehkan rawat jalan dengan pengawasan ketat petugas kesehatan," katanya.
Menurut Noor, kondisi Rusmini kembali memburuk saat perjalanan menuju Arafah pada 25 Mei 2026. Setibanya di Arafah, almarhumah langsung dilarikan ke Jabal Al Rahmah Hospital dan mendapat perawatan intensif di ruang ICU.
Empat hari kemudian, almarhumah dipindahkan ke Saudi National Hospital Makkah untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Namun berbagai upaya medis yang dilakukan tim dokter belum mampu menyelamatkan nyawanya.
Berdasarkan keterangan medis, almarhumah meninggal akibat Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) yang disertai sindrom respons inflamasi sistemik, edema paru dan pneumonia. Selain itu, almarhumah juga memiliki riwayat hipertensi serta pembesaran jantung.
"Setelah seluruh proses administrasi selesai, almarhumah dimakamkan di Makkah sesuai ketentuan yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat di Tanah Suci," ungkap Noor Ipansyah.
Ia mengaku seluruh jemaah dan petugas haji Tapin turut berduka atas wafatnya Rusmini Idris Ijab. Meski demikian, kepergian almarhumah saat menunaikan ibadah haji diyakini sebagai sebuah kemuliaan.
"Kami mendoakan semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan," pungkasnya.
Editor : Arif Subekti