Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pura Prajapati Kelumpang Hilir Kotabaru Diresmikan

Jumain Radar Banjarmasin • Rabu, 3 Juni 2026 | 13:58 WIB
Pura Prajapati di Kotabaru diresmikan Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, Rabu (2/6) (Prokopim Setda Kotabaru) 
Pura Prajapati di Kotabaru diresmikan Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, Rabu (2/6) (Prokopim Setda Kotabaru) 

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru – Nuansa toleransi dan semangat gotong royong terpancar kuat di Desa Telagasari, Kecamatan Kelumpang Hilir. Pemerintah Kabupaten Kotabaru secara resmi meresmikan Pura Prajapati, sebuah simbol baru bagi harmoni antarumat beragama di Bumi Saijaan.

Peresmian ini berlangsung pada Rabu (2/6) oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis.

Momen ini menegaskan bahwa di bawah langit Kotabaru, keberagaman adalah pondasi paling kokoh dalam persatuan.

Dalam peresmian ini bukan sekadar seremoni infrastruktur rumah ibadah. Tapi, pesan mendalam tentang komitmen pemerintah daerah dalam menjaga napas keberagaman dan kebebasan beragama.

Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis mengapresiasi masyarakat Telagasari. Baginya, tegaknya Pura Prajapati adalah buah manis dari kerja keras kolektif yang melibatkan semua elemen, tanpa memandang latar belakang.

“Pemerintah daerah memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia. Bantuan hibah yang kami kucurkan adalah wujud nyata bahwa Pemkab Kotabaru hadir untuk mendukung pengembangan budaya dan merawat keberagaman yang kita miliki,” ujar Syairi.

Ia menegaskan bahwa kemajemukan bukanlah beban, melainkan modal sosial yang sangat berharga. Ia menyebut Kotabaru sebagai Miniatur Indonesia di Kalimantan Selatan, di mana berbagai suku dan agama bisa hidup berdampingan dalam satu tarikan napas persaudaraan.

“Kerukunan dan toleransi ini harus terus kita pelihara. Inilah kekuatan utama kita dalam membangun daerah. Tanpa keharmonisan, pembangunan setinggi apa pun akan sulit dinikmati,” tambahnya.

Ia berharap, Pura Prajapati ke depan tidak hanya menjadi tempat sujud bagi umat Hindu, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya yang mampu mempererat simpul persaudaraan antar warga di Kelumpang Hilir.

Senada dengan itu, Camat Kelumpang Hilir, Lanjar Titi Sumarni, mengaku bangga dengan kedewasaan warga di wilayahnya. 

Menurutnya, pembangunan pura ini menjadi bukti otentik bahwa semangat toleransi di Kelumpang Hilir masih sangat kental dan terjaga dengan baik.

“Ini bukan hanya soal bangunan fisik, tapi simbol kebersamaan. Ini bukti bahwa di sini, kerukunan antarumat beragama bukan sekadar slogan, tapi sudah menjadi gaya hidup masyarakat,” kata Lanjar.

Editor : M Oscar Fraby
#kotabarat #agama #pura