RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDAGAN - Penyaluran daging kurban biasanya dilakukan di sekitar lokasi penyembelihan. Namun, berbeda dengan pelaksanaan kurban tahun ini di Kampus Institut Agama Islam (IAI) Darul Ulum Kandangan yang menjangkau hingga dua kabupaten sekaligus.
Sebanyak delapan ekor sapi kurban disembelih pada Kamis (28/5/2026), dengan hasil sekitar 1.000 paket daging kurban yang akan dibagikan ke berbagai wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Ketua Panitia Pelaksana Kurban, Muhammad Rasyid mengatakan distribusi daging tidak hanya menyasar masyarakat sekitar, tetapi juga daerah yang dinilai membutuhkan perhatian lebih.
“Dari delapan ekor sapi, sekitar 1.000 paket kurban akan disalurkan ke wilayah HSS dan HST,” ujarnya.
Salah satu daerah penerima berada di Desa Patikalain, Kecamatan Hantakan, Kabupaten HST. Sebanyak 100 paket daging akan dikirim ke kawasan tersebut yang dikenal sebagai daerah muallaf.
“Di Patikalain itu kawasan muallaf, dan ada juga beberapa mahasiswa kami yang berasal dari sana,” jelas Rasyid.
Sementara di Kabupaten HSS, distribusi daging dilakukan ke sejumlah wilayah dan lembaga sosial. Sebanyak 100 paket disalurkan ke Desa Mawangi, Kecamatan Padang Batung, kemudian masing-masing 100 paket ke wilayah Nagara dan Angkinang.
Selain itu, daging kurban juga dibagikan ke pondok pesantren, panti asuhan, relawan mahasiswa dan dosen, hingga masyarakat sekitar lokasi penyembelihan yang menerima sekitar 300 paket.
Menurut Rasyid, beberapa wilayah dipilih karena memiliki hubungan sosial yang cukup dekat, termasuk daerah asal mahasiswa maupun lokasi kerja sama masyarakat.
“Di Mawangi karena menjadi desa mitra, lalu di Nagara juga banyak mahasiswa kami berasal dari sana. Untuk masyarakat sekitar kampus, kami membagikan sekitar 300 kupon daging,” katanya.
Tak hanya itu, sebagian daging kurban juga akan disalurkan ke daerah terpencil di wilayah Kecamatan Loksado. Penyaluran tersebut dilakukan berdasarkan permintaan dari BAZNAS Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
“Kami juga menanggapi permintaan dari BAZNAS untuk membantu penyaluran daging kurban ke daerah terpencil, khususnya di wilayah Loksado,” pungkasnya.
Penyaluran daging kurban lintas wilayah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah terpencil dan kawasan yang jarang tersentuh distribusi bantuan.
Selain menjadi bagian dari ibadah, kurban juga diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Editor : Fauzan Ridhani