Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Regenerasi Anak Muda, Ratusan Pelajar Ambil Bagian Jadi Panitia Kurban di Masjid Al Jihad Banjarmasin

Zulvan Rahmatan • Kamis, 28 Mei 2026 | 12:39 WIB
Dua orang pelajar tampak terlibat sebagai panitia kurban di Masjid Al Jihad Banjarmasin. Keterlibatan generasi muda ini ditargetkan menjadi bagian dari budaya regenerasi di lingkungan masjid. (Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin).
Dua orang pelajar tampak terlibat sebagai panitia kurban di Masjid Al Jihad Banjarmasin. Keterlibatan generasi muda ini ditargetkan menjadi bagian dari budaya regenerasi di lingkungan masjid. (Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin).

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Keterlibatan generasi muda menjadi perhatian utama, menyambung budaya regenerasi untuk menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan masjid secara berkelanjutan.

Sebab di Masjid Al Jihad Banjarmasin, ratusan pelajar dari sejumlah sekolah Muhammadiyah di Banjarmasin turut dilibatkan secara suka rela sebagai panitia kurban saat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Salah satu pelajar di  Muhammad SMK Muhammadiyah 2 Banjarmasin, M Fahri Ramadhan (17) mengatakan langkah yang ia pilih menjadi sebuah kesadaran. Bahwa peran generasi muda penting dalam melanjutkan kegiatan keagamaan di lingkungan masjid, seperti halnya menjadi panitia ibadah kurban.

“Bagi mereka yang sudah tua, mungkin tenaganya tidak sebanyak kami yang masih muda. Untuk itu, kami harus jadi penerus mereka,” ujarnya, sambil memotong daging kurban di atas talenan. Kamis (28/5/2026).

Bagi Fahri, ini tahun pertamanya terlibat dalam panitia kurban. Berkontribusi terhadap kegiatan keagamaan di masjid, menurutnya, akan menambah pengalamannya pribadi, khususnya merasakan turun langsung dan bersosialisasi dengan banyak masyarakat.

“Tahun ini yang pertama, guru kami di sekolah mengimbau secara sukarela. Bagi yang tidak mau juga tidak dipaksa,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin, Taufik Hidayat mencatat sekitar 650 relawan terlibat dalam panitia kurban tahun ini.

Mereka berasal dari anggota masjid, remaja masjid dan pelajar SMK Muhammadiyah 2 Banjarmasin sekitar 110 orang dan SMP Muhammadiyah 3 Banjarmasin sekitar 30-an orang.

Taufik menegaskan, keterlibatan pelajar akan menjadi budaya regenerasi yang terus dilakukan secara rutin, bukan hanya sebagai panitia kurban, melainkan juga ke berbagai kegiatan keagamaan lainnya di lingkungan masjid.

“Mereka ini lebih energik daripada kami yang sudah tua. Dan nyatanya, mereka juga senang dan bangga sendiri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, para pelajar sebagai generasi muda akan terus dibina dan diarahkan untuk menjadi penerus yang dapat berkontribusi terhadap keberlangsungan masjid ke depannya.

“Memang sudah waktunya menyerahkan kepada mereka. Kita yang sudah tua ini tinggal mengarahkan dan membina agar regenerasi kita terus berjalan,” ucap Taufik.

Tahun ini, Masjid Al Jihad Banjarmasin mencatatkan daftar penyembelihan hewan kurban sebanyak 105 ekor sapi dan tujuh ekor kambing. Jumlah tersebut, melampaui target yang direncanakan di awal yakni 100 ekor sapi dan lima ekor kambing.

Persiapan yang matang, dari sisi saran prasarana dan keterlibatan tenaga yang ahli dibandingnya dinilai menjadi kunci Masjid Al Jihad Banjarmasin secara konsisten dapat menuntaskan proses ibadah kurban dengan jumlah yang fantastis setiap tahunnya.

Editor : Arif Subekti
#ratusan pelajar dikerahkan #masjid aljihad banjarmasin #sebanyak 105 ekor sapi #daging kurban