Lautan Doa di Arafah, Jemaah Haji Kabupaten HSS Menangis Saat Muhasabah Wukuf

M Padil Ihsan • Dipublikasikan Rabu, 27 Mei 2026 | 04:55 WIB
WUKUF: Jemaah Haji Kloter BDJ 12 HSS saat melaksanakan Wukuf di Padang Arafah, Selasa (26/5/2026).(Foto:H Bahrul Ilmi/Kominfo HSS)
WUKUF: Jemaah Haji Kloter BDJ 12 HSS saat melaksanakan Wukuf di Padang Arafah, Selasa (26/5/2026).(Foto:H Bahrul Ilmi/Kominfo HSS)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MEKAH - Jemaah haji Kloter BDJ 12 asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menjalani prosesi wukuf di Padang Arafah dengan penuh kekhusyukan, Selasa (26/5/2026). Momen yang menjadi puncak ibadah haji tersebut diisi dengan doa bersama, dzikir, hingga kegiatan muhasabah untuk merenungi perjalanan hidup.

Sejak berada di tenda Arafah, para jemaah tampak memperbanyak ibadah dan mengikuti rangkaian kegiatan rohani yang dipandu para pembimbing ibadah. Suasana haru pun terasa ketika para jemaah diajak menundukkan hati dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Pembimbing Ibadah Kloter BDJ 12 HSS, H Muhammad Rafi'i dalam penyampaian khotbahnya mengingatkan Arafah merupakan tempat terbaik untuk membersihkan diri dari dosa dan memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT.

“Wukuf di Arafah mengajarkan manusia untuk kembali menyadari kelemahan dirinya. Semua datang dengan tujuan yang sama, memohon rahmat dan ampunan Allah SWT,” tuturnya.

Ia juga menekankan pakaian ihram yang dikenakan jemaah mengandung makna mendalam tentang kesederhanaan dan persamaan derajat manusia.

“Tidak ada yang lebih tinggi karena jabatan ataupun harta. Saat mengenakan ihram, semua manusia sama di hadapan Allah SWT,” lanjutnya.

Selain khotbah Arafah, kegiatan muhasabah juga dipimpin PIH KBIHU Al Badru HSS, H Bahrul Ilmi. Dalam sesi tersebut, para jemaah diajak merenungi kehidupan, memperbaiki niat, serta menata kembali hubungan dengan sesama maupun dengan Sang Pencipta.

“Kita berharap sepulang dari Tanah Suci, para jemaah membawa perubahan yang baik dalam kehidupan dan menjadi pribadi yang lebih dekat kepada Allah SWT,” ujarnya.

Selama pelaksanaan wukuf, jemaah Kloter BDJ 12 HSS menempati dua tenda di kawasan Arafah. Tenda utama digunakan untuk kegiatan ibadah dan khotbah yang dipimpin KH Hariadi, sedangkan tenda lainnya dipakai sebagai tempat istirahat jemaah.

Momentum wukuf tersebut menjadi kesempatan yang dimanfaatkan para jemaah untuk memperbanyak doa, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun daerah dan bangsa agar senantiasa diberikan keberkahan dan keselamatan.

Editor : Fauzan Ridhani
wukuf di padang arafah Kabupaten Hulu Sungai Selatan tanah suci jemaah haji mekah