Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Meski Batuk Ringan, Kondisi Jemaah Haji Tapin di Mekkah Tetap Terkendali

Rasidi Fadli • Jumat, 22 Mei 2026 | 10:08 WIB
TERKENDALI: Jemaah haji Kabupaten Tapin yang berada di Kabupaten Tapin kondisi kesehatannya stabil.
Foto Noor Ipansyah.
TERKENDALI: Jemaah haji Kabupaten Tapin yang berada di Kabupaten Tapin kondisi kesehatannya stabil. Foto Noor Ipansyah.

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau - Kondisi kesehatan jemaah haji asal Kabupaten Tapin yang kini berada di Tanah Suci dipastikan dalam keadaan baik. Meski sebagian mengalami gangguan ringan seperti batuk akibat cuaca dan aktivitas padat ibadah, pelayanan kesehatan terus diberikan secara maksimal oleh petugas pendamping haji.

Petugas Haji Daerah Kabupaten Tapin tahun 2026, Noor Ipansyah, mengatakan secara umum kondisi jemaah haji Tapin masih terkendali dan sehat.

“Alhamdulillah sehat saja, cuma batuk-batuk saja. Tapi tim kesehatan kita sigap melayani jamaah,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Menurut Noor Ipansyah, saat ini para petugas juga mulai melakukan persiapan menghadapi puncak ibadah haji, termasuk pelaksanaan wukuf di Arafah.

“Hari ini petugas melakukan survei tempat untuk persiapan wukuf di Arafah,” katanya.

Ia menjelaskan, sejak sebelum keberangkatan, kesehatan jemaah haji Tapin memang menjadi perhatian utama melalui tiga tahapan pemeriksaan kesehatan.

Tahap pertama dilakukan saat pendaftaran atau awal masa keberangkatan, kemudian tahap kedua saat jemaah sudah ditetapkan berangkat pada tahun berjalan. Sedangkan tahap ketiga dilakukan menjelang masuk asrama haji sebagai verifikasi akhir kelayakan terbang.

“Tujuannya memastikan seluruh jemaah benar-benar dalam kondisi layak dan fit menuju Tanah Suci,” jelasnya.

Pada tahap kedua, kata dia, pembinaan kesehatan dilakukan secara intensif oleh Tim Kesehatan Haji Kabupaten Tapin bersama Tenaga Kesehatan Haji (TKH), khususnya kepada jemaah kategori risiko tinggi atau risti.

Pembinaan tersebut meliputi olahraga kebugaran, home care, edukasi kesehatan hingga rujukan ke dokter spesialis apabila diperlukan.

“Kalau tahap kedua selesai, nanti masuk tahap ketiga yakni verifikasi akhir untuk memastikan jamaah benar-benar fit to fly sebelum berangkat,” ujarnya.

Dari total 304 calon jemaah haji Kabupaten Tapin tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, sebanyak 35 orang atau sekitar 13,6 persen tercatat masuk kategori risiko tinggi. Mayoritas didominasi penyakit hipertensi, diabetes mellitus dan gangguan jantung.

Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh petugas kesehatan tetap siaga mendampingi jemaah selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

“Pemantauan kesehatan berkala terus dilakukan, terutama kepada jamaah PRISTI agar kondisi mereka tetap terkontrol selama menjalankan ibadah,” pungkasnya.

Editor : Arif Subekti
#kondisi kesehatan jemaah haji #pastikan kondisi tetap terkontrol #ibadah