RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Kabupaten Tapin direncanakan menerima bantuan satu ekor sapi kurban dari Presiden RI pada momentum Hari Raya Iduladha tahun ini. Sapi dengan bobot fantastis mencapai 950 kilogram tersebut saat ini masih dalam tahap koordinasi untuk lokasi penyalurannya.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Tapin, Muhammad Erwin, mengatakan rencana bantuan sapi presiden itu sudah masuk dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Kita rencana dapat satu ekor sapi dari Presiden RI dengan berat sekitar 950 kilogram. Untuk lokasi penyerahannya masih dikoordinasikan,” ujarnya, Jumat (22/5/2026)
Ia menyebutkan, sapi tersebut berasal dari peternak di Kecamatan Binuang. Nilainya pun cukup fantastis dengan kisaran harga mencapai Rp100 juta.
“Untuk peternak di Binuang, harga sapinya sekitar Rp100 juta,” jelasnya.
Menurut Erwin, rencananya penyerahan sapi bantuan Presiden RI itu akan dilakukan langsung oleh Bupati Tapin.
Selain itu, ia memastikan stok sapi di Kabupaten Tapin secara umum masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha. Bahkan Tapin juga menjadi daerah penyuplai ternak bagi sejumlah wilayah tetangga.
“Untuk ketersediaan sapi di Tapin masih terpenuhi. Bahkan kita juga menyuplai ke daerah lain seperti HSS, Tabalong dan sekitarnya,” katanya.
Data sementara yang dimiliki Dinas Pertanian Tapin hingga saat ini mencatat sedikitnya 1.382 ekor sapi tersedia di wilayah tersebut. Jumlah itu diperkirakan masih akan bertambah seiring pendataan lanjutan dari peternak.
“Biasanya masih ada penambahan data dari peternak lain,” ujarnya.
Ia juga memaparkan, kebutuhan sapi kurban di Tapin pada tahun 2025 lalu mencapai sekitar 745 ekor. Sedangkan tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan.
Menghadapi Iduladha, Dinas Pertanian Tapin terus melakukan langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan hewan ternak. Di antaranya melalui vaksinasi massal, pemberian vitamin, obat cacing hingga pemeriksaan kesehatan langsung ke kandang peternak.
“Kami turun langsung ke beberapa titik, terutama peternak besar, untuk memastikan ternak dalam kondisi sehat,” pungkasnya.
Editor : Arif Subekti