Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi magnet bagi deretan tokoh penting di Kalimantan Selatan. Tak terkecuali Bupati Kotabaru, H Muhammad Rusli yang hadir langsung memberikan penghormatan, sekaligus mewakili keluarga besar almarhum.
Kehadiran sosok orang nomor satu di Bumi Saijaan ini bukan sekadar tamu undangan, melainkan simbol eratnya silaturahmi antara Kotabaru dan Tanah Bumbu.
Dalam sambutannya, Rusli mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk memanjatkan doa bagi almarhum.
“Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi almarhum dan membawa keberkahan bagi kita yang ditinggalkan. Mari kita petik nilai keimanan dan kebersamaan dari momentum ini,” ungkap Rusli.
Nuansa religius kian kental saat lantunan syair maulid dikumandangkan oleh Guru Fahmi bersama Grup Habibi Huwa Sekumpul. Puncaknya, suasana makin "hidup" saat penceramah kondang Ustaz Das’ad Latif naik ke mimbar.
Dengan gaya khasnya yang lugas dan diselingi humor segar, Ustaz Das’ad berhasil membius jemaah dalam tausiah yang mendalam.
Pantauan di lapangan, sejumlah tokoh besar tampak duduk bersila di barisan depan. Terlihat Andi Syamsuddin Arsyad (Haji Isam) dan Wakil Menko Bidang Pangan, Hanif Faisol Nur Rofiq. Sekdaprov Kalsel, H Muhammad Syarifudin, hingga Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus.
Tak hanya itu, para Kepala Daerah se-Banua juga tampak kompak hadir. Mulai dari Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif selaku tuan rumah, hingga Bupati Tabalong, Balangan, Barito Timur, Tanah Laut, dan Hulu Sungai Tengah.
Momentum haul ini tak sekadar ritual tahunan, namun bertransformasi menjadi ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah dan penyatu simpul persaudaraan antar masyarakat di Kalimantan Selatan.
Editor : Fauzan Ridhani