KANDANGAN - Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengadakan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren (Ponpes) Dalam Pagar Kandangan untuk bertemu langsung dengan Ketua MUI Provinsi Kalsel, KH Ahmad Syarazi, Jumat (3/4/2026).
Kedatangan Kapolda Kalsel didampingi Bupati HSS, H Syafrudin Noor dan Ketua Bhayangkari Kalsel, Yenny Rosyanto Yudha Hermawan. Juga, Ketua MUI Kabupaten Banjar, H Muhammad Husein dan Ketua MUI Kabupaten HSS, TGH Jaelani.
Pertemuan ini difokuskan pada penguatan kerja sama antara Kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan dalam upaya menjaga stabilitas wilayah.
Baca Juga: Rumah Lansia di Desa Marindi Kabupaten Tabalong Terbakar, Kerugian Mencapai Rp150 Juta
Kedatangan rombongan yang menggunakan mobil golf listrik disambut dengan berbagai atraksi santri, mulai dari drumband hingga baris-berbaris.
Irjen Pol Rosyanto menegaskan pesantren memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam mengedukasi masyarakat, terutama terkait pencegahan paham radikal dan penyebaran informasi palsu.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya lingkungan pondok pesantren, untuk bersama-sama menjaga persatuan, menangkal paham radikalisme, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks," ungkapnya.
Baca Juga: Coffee Morning Yonif TP 829: Wadah Kolaborasi Wujudkan Swasembada Pangan
Menurutnya, peran ulama sangat dibutuhkan untuk menciptakan suasana tenang melalui dakwah yang positif di tengah masyarakat.
Menanggapi hal itu, KH Ahmad Syarazi menyatakan komitmen penuh pihak pesantren dalam mendukung tugas Kepolisian.
"Kami berkomitman pondok pesantren mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif serta mendoakan agar Polri, khususnya Polda Kalsel senantiasa diberikan kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas," ujar beliau.
Selain diskusi mengenai keamanan, kunjungan ini juga diisi dengan motivasi pendidikan bagi para santriwati oleh Ketua Bhayangkari Kalsel dan penyerahan tali asih.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat Jumat di Masjid Raudah Kandangan dan pemberian cenderamata kepada pengurus masjid, serta guru pesantren.
Editor : Fauzan Ridhani