Bupati Kotabaru Kukuhkan Dewan Hakim dan Lepas Pawai Ta’aruf MTQ ke-56

Jumain Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 16:18 WIB
dbadsbd
DIKUKUHKAN:Bupati Kotabaru Muhammad Rusli mengukuhkan Dewan Hakim MTQ di Kotabaru, Rabu (1/4/2026).(Foto:Diskominfo Kotabaru)

KOTABARU - Gema sholawat dan kemeriahan pawai ta’aruf mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru. 

Bertempat di Lapangan Madarammang, Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Rabu (1/4/2026), Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli secara resmi mengukuhkan Dewan Hakim, sekaligus melepas ribuan peserta pawai.

Suasana pesisir Pulau Laut Selatan mendadak riuh. Sebanyak 22 kafilah dari seluruh Kecamatan se-Kabupaten Kotabaru tumpah ruah menampilkan kreativitasnya. 

Tak sekadar baris-berbaris, ornamen islami dan seragam warna-warni para kafilah menjadi daya tarik warga yang memadati pinggir jalan.

Dalam arahannya, Bupati Muhammad Rusli menitipkan pesan berat di pundak para Dewan Hakim yang baru dikukuhkan. Ia meminta proses penilaian tidak dicederai oleh kepentingan apa pun.

“Dewan Hakim harus profesional, jujur, dan independen. Penilaian harus cermat dan objektif sesuai sumpah yang diikrarkan. Jangan ada keberpihakan,” tegas Rusli di hadapan para tamu undangan.

Pengukuhan ini merujuk pada Keputusan Bupati Kotabaru Nomor 100.3.3.2/92/2026. Tugas mereka jelas, menyaring qari-qariah terbaik yang nantinya akan membawa nama harum Bumi Saijaan di level yang lebih tinggi.

Usai prosesi pengukuhan, bendera start dikibarkan. Satu per satu kafilah mulai melangkah, menandai dimulainya syiar Islam di wilayah selatan Kotabaru tersebut. 

Bupati menilai pawai ta’aruf bukan sekadar seremoni pelengkap, melainkan instrumen penting untuk membumikan Al-Qur'an.

“Lewat pawai ini, kita tunjukkan bahwa syiar Islam itu indah dan menyatukan. Saya minta seluruh peserta tetap jaga ketertiban dan kebersihan selama acara,” pesannya.

Pantauan di lapangan, hadir pula Wakil Bupati Kotabaru, jajaran Forkopimda, Ketua LPTQ, Kepala Kemenag, hingga tokoh agama setempat. Semua tampak antusias menyambut ajang tahunan ini.

Rusli berharap, MTQ ke-56 ini tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi menjadi momentum bagi masyarakat Kotabaru untuk kembali ke nilai-nilai Al-Qur'an. 

“Target kita adalah lahirnya generasi Qur'ani yang unggul dan berakhlak mulia," pungkasnya. 

Editor : Fauzan Ridhani
gema sholawat pawai ta'aruf musabaqah tilawatil quran muhammad rusli Pemkab Kotabaru