BARABAI – Bupati Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal menghadiri kegiatan Khataman Al-Qur’an Binnazhar santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Mazra’atul Akhirat di Jalan Perintis Kemerdekaan RT 09 RW 05, Desa Benawa Tengah, Kecamatan Barabai, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri para santri, orang tua, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya. Khataman Al-Qur’an ini menjadi momen penting sebagai wujud keberhasilan santri dalam menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Samsul Rizal menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang telah menyelesaikan khataman.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, saya mengucapkan selamat kepada para santri yang hari ini melaksanakan khataman. Semoga ini menjadi pengalaman berharga yang mendorong anak-anak kita untuk lebih mendalami Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia berharap nilai-nilai Qur’ani dapat tertanam kuat dalam diri para santri dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, para santri merupakan aset berharga daerah yang akan melanjutkan pembangunan di masa mendatang.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Piagam Ukhuwwah Darussalam sebagai bentuk penghargaan sekaligus simbol penguatan tali persaudaraan serta komitmen bersama dalam membangun pendidikan Al-Qur’an yang lebih baik.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak-anak untuk terus belajar dan mencintai Al-Qur’an. Ia juga menilai sinergi berbagai pihak diperlukan agar budaya membaca Al-Qur’an terus tumbuh di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Selain itu, ia mengapresiasi para pengajar di PPTQ Mazra’atul Akhirat yang telah berupaya menanamkan pendidikan Al-Qur’an sejak dini kepada para santri.
“Saya berharap kegiatan khataman ini tidak menjadi akhir dari proses belajar, tetapi justru menjadi awal untuk lebih memahami isi kandungan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, baik dalam hubungan dengan Allah maupun sesama manusia,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum dalam membentuk generasi islami yang berakhlak mulia serta mampu menghadapi tantangan kehidupan di era modernisasi.
Editor : Fauzan Ridhani