Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Haul Datu Kelampayan ke-220: Ratusan Jemaah Diprediksi Bakal Hadir, 24 Titik Dapur Umum Disiapkan

M Fadlan Zakiri • Rabu, 25 Maret 2026 | 12:12 WIB

BANJAR MEMBLUDAK: Lonjakan jemaah pada Haul ke-219 Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari tahun lalu, mendorong panitia meningkatkan kapasitas konsumsi.
BANJAR MEMBLUDAK: Lonjakan jemaah pada Haul ke-219 Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari tahun lalu, mendorong panitia meningkatkan kapasitas konsumsi.

MARTAPURA - Jumlah jemaah Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari hang diprediksi bakal membludak, mendorong panitia meningkatkan kapasitas konsumsi. Tahun ini, jumlah dapur umum ditambah menjadi 24 titik untuk mengantisipasi kebutuhan ratusan ribu jemaah.

Ketua panitia Ahmadi Hamid mengatakan, jumlah dapur tersebut meningkat dari 22 dapur pada pelaksanaan sebelumnya.

“Sekarang 24 dapur dari panitia, karena memang setiap tahun ada peningkatan jemaah,” ujarnya, Selasa (24/3).

 Ia menjelaskan, setiap dapur memiliki kapasitas memasak antara 120 hingga 150 blek beras.

Penambahan ini merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan haul sebelumnya. Selain panitia, penyediaan makanan juga didukung swadaya masyarakat.

Warga turut memasak dalam jumlah besar, bahkan ada yang menyiapkan hingga puluhan blek beras untuk dibagikan kepada jemaah. “Dari masyarakat juga ada yang memasak, ada yang 15 blek bahkan sampai puluhan blek,” jelasnya.

Seluruh konsumsi tersebut akan dibagikan kepada jemaah yang hadir selama kegiatan berlangsung. Panitia berharap kebutuhan makan jemaah yang diperkirakan mencapai ratusan ribu orang dapat terpenuhi.

Sementara, pelaksanaan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari dipastikan hampir siap. Panitia menyebutkan, kesiapan kegiatan akbar tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.

Ketua panitia Ahmadi Hamid mengatakan, saat ini panitia hanya menyelesaikan tahap akhir persiapan menjelang puncak acara.

“Alhamdulillah persiapan sudah sekitar 90 persen, tinggal sedikit lagi,” ujarnya, Selasa (24/3).

Puncak haul dijadwalkan berlangsung Kamis (26/3) di Masjid Jami Tuhfaturraghibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur.

Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak awal Syawal di kawasan Kubah Datu Kelampayan di Astambul, sebelum berlanjut ke lokasi utama di Dalam Pagar.

Panitia memprediksi jumlah jemaah kembali mencapai ratusan ribu orang, seiring tren peningkatan setiap tahun. “Setiap tahun memang ada peningkatan, karena setelah kegiatan dilakukan evaluasi,” jelasnya.

Sisi lain, panitia menyiapkan pengaturan jemaah secara terpisah. Pengaturan dilakukan dengan membagi lokasi kegiatan berdasarkan kategori jemaah.

Untuk area induk Masjid Jami Tuhfaturraghibin, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, diperuntukkan bagi jemaah laki-laki.

Sementara Jemaah perempuan diarahkan ke sejumlah gedung di kawasan PPS Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan sekitarnya.

Lokasi tersebut dibagi dalam beberapa unit yang telah ditandai, yakni Unit 1 (kuning), Unit 2 (oranye), dan Unit 3 (hijau). Skema zonasi ini disiapkan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban, mengingat jumlah jemaah yang diperkirakan sangat besar.

Selain pembagian lokasi, panitia juga memberikan kelonggaran bagi jemaah yang ingin menginap di rumah keluarga atau kerabat di sekitar kawasan haul guna mengurai kepadatan.

“Karena itu, kami (panitia) mengimbau seluruh jemaah agar mematuhi arahan petugas di lapangan selama kegiatan berlangsung,” imbau Ahmadi.

Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#Haul Datu Kelampayan #kalimantan selatan #Ulama Kalsel #kabupaten banjar