BATULICIN – Sekitar 2.000 umat Hindu dari Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru mengikuti prosesi Upacara Melasti menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Pantai Madani, Desa Sungai Loban, Kecamatan Sungai Loban, Senin (16/3).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita itu juga dirangkai dengan Dharmasanti. Acara diawali dengan penampilan tarian Bali sebelum dilanjutkan prosesi ibadah Melasti.
Ritual penyucian tersebut dipimpin oleh Begawan Ida Sri Begawan Agni Rama Nanda. Dalam tradisi Hindu, Melasti merupakan prosesi penyucian diri dan alam semesta dengan mengambil air suci dari laut sebagai bagian dari persiapan menyambut Nyepi.
Sebagian besar peserta mengenakan pakaian adat serba putih lengkap dengan ikat kepala khas Bali. Beberapa di antaranya membawa perlengkapan upacara, sementara kelompok penabuh gamelan mengiringi prosesi dengan gong dan alat musik tradisional.
Sejumlah pecalang atau petugas keamanan adat juga terlihat berjaga di sekitar lokasi. Mereka mengenakan pakaian hitam dengan kain kotak-kotak di pinggang sambil membantu menjaga ketertiban selama prosesi berlangsung.
Kapolsek Sungai Loban, Iptu Kity Tokan, mengatakan pihaknya menyiagakan personel untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Kami melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah Melasti di Pantai Madani serta pengamanan jalur yang dilalui umat Hindu menuju lokasi kegiatan,” ujarnya.
Personel kepolisian ditempatkan di sejumlah titik, mulai dari jalur yang dilalui peserta dari Desa Sari Utama hingga persimpangan depan Pasar Desa Sari Mulya dan pintu masuk kawasan Pantai Madani. Pengamanan juga melibatkan pecalang atau petugas keamanan adat.
Editor : Eddy Hardiyanto